Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Surah Al-Qadr dalam Tinjauan Stilistika Ahmad Hizkil; Syihabuddin Qalyubi
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 18 No. 1 (2021): Nady Al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v18i1.13703

Abstract

Al Qur’an adalah kitab suci yang hingga saat ini masih terus menerus dikaji karena sarat akan unsur estetika. Seiring dengan banyaknya kajian-kajian gaya bahasa Al Quran, muncul pula teori-teori baru sebagai pisau bedah terhadap gaya bahasa Al Quran tersebut, salah satunya adalah stilistika yang mampu menjelaskan hubungan bahasa dengan fungsi dan makna artistik terutama dari fenomena deviasi dan preferensi bahasanya. Penelitian ini berfokus pada surah Al Qadr dengan tujuan untuk menganalisis stilistika surah Al Qadr berdasarkan lima aspek yakni fonologi, morfologi, sintaksis, semantik dan imagery. Penelitian ini berjenis penelitian pustaka dengan metode deskriptif-kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah 1) surah Al Qadr memiliki gaya bahasa yang menyeluruh, baik dari bunyi, kata-kata dan kalimat, 2) Dominasi bunyi huruf lam, nun, dan ra’ pada surah Al Qadr tidak hanya memperlihatkan keserasian yang estetetik, tetapi juga membawa makna di baliknya. 3)Pada aspek morfologi, sintaksis, dan semantik, ditemukan beberapa bentuk deviasi dan preferensi kata dan kalimat yang memiliki makna tersendiri, 4) Surah Al Qadr mengandung unsur-unsur bangunan keindahan yaitu majâz. 5) Urutan topik bahasan surah Al Qadr mengisyaratkan bahwa kemuliaan Al Quran dan lailatul qadr itu membawa keselamatan dan kedamaian kepada setiap manusia yang menghidupkan Al Quran dan lailatul qadr. Kata Kunci : Stilistika, Al Qur’an, Al Qadr
TAFSIR AL-QUR'AN CORAK KEBAHASAAN (KAJIAN AWAL TENTANG TAFSIR AL-KASYSYAf KARYA AL-ZAMAKHSYARIY) Syihabuddin Qalyubi
Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2003)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajbs.2003.%x

Abstract

-
PENDIDIKAN KEMASYARAKATAN: TINJAUAN TEKS DAN KONTEKSNYA Iwan Azis Maulana; Imam Adi Marianto; Intan Raudhotus Syarifah; Syihabuddin Qalyubi
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2280

Abstract

Pendidikan kemasyarakatan merupakan bentuk pendidikan di luar sistem formal yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat melalui proses pembelajaran partisipatif dan kontekstual. Pendidikan masyarakat secara menyeluruh merupakan proses pembentukan manusia yang beriman secara sosial yang berlandaskan nilai nilai secara komprehensif dan kemanusiaan. Artikel ini mengkaji tentang konsep pendididkan secara teks dan konteks kemasyarakatan serta ditinjau dari Alhussunah wal jamaah NU. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber seperti Al-Qur’an, Hadis, buku ilmiah, dan jurnal terindeks untuk menganalisis konsep pendidikan kemasyarakatan dalam perspektif Islam, khususnya dalam wacana pluralitas. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendidikan kemasyarakatan dalam Al-Qur’an dan Hadis menekankan pentingnya kesetaraan, keadilan, dan toleransi sebagai landasan pembentukan masyarakat yang berilmu dan berakhlak. Nilai-nilai seperti ta’awun (tolong-menolong), tasamuh (toleransi), dan keadilan sosial menjadi prinsip utama yang memperkuat fungsi pendidikan sebagai sarana transformasi moral dan sosial di tengah keberagaman. Kesimpulannya, pendidikan kemasyarakatan berbasis nilai-nilai Qur’an dan Hadis berperan strategis dalam membangun masyarakat madani yang inklusif, harmonis, dan berkeadaban.
The Authority of Policy: Transitioning from Traditionalist to Modernist Moderate in Saudi Arabia Roro Fatikhin; Syihabuddin Qalyubi; Subaidi Subaidi
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2024): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v9i1.4778

Abstract

Saudi Arabia has long been known for its rigidity and conservative image, influenced by the close relationship between the kingdom and religious leaders. However, in the twenty-first century, Saudi Arabia began to embrace a more modern and moderate direction, moving away from conservatism and traditionalism. This shift is attributed to the Saudi reform policy, known as Saudi Vision 2030, which has had a significant impact on the country's social, cultural, and religious aspects. As a result, the authority of the Saudi kingdom has strengthened, while the authority of religious leaders has diminished. The research utilizes Plato's theory of authority and the modernization theory of Evsey Domar and Roy Harrod, combined with a socio-political approach, to analyze the policy authority of the Saudi kingdom and its impact on other sectors. The findings of the research indicate that the 21st century marked the beginning of socio-cultural changes in Saudi society, spearheaded by King Salman ibn Abdul Aziz and his son, Muhammad ibn Salman. The authority they wielded allowed for transformative ideas that aimed to modernize the conservative country. The introduction of Saudi Vision 2030 has brought about significant changes, including a shift towards modernist policies in social, political, and religious matters. Examples of these changes include increased freedoms for women, decreased reliance on oil in economic policies, the development of tourist attractions and entertainment venues, and greater equality in education and employment opportunities.