Prastika, Inda Sintya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desa Tangguh Bencana Tanah Longsor Prastika, Inda Sintya
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 1.35473

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan tingkat risiko bencana yang cukup tinggi karena berada di pertemuan tiga lempeng tektonik (Adiyoso, 2018). Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terlihat bahwa kejadian bencana di Indonesia dari tahun 2005-2015 adalah 78% (11.648) merupakan bencana hidrometeorologi, dan 22% merupakan bencana geologi (BNPB, 2016). Salah satu upaya yang dilakukan BNPB dan BPBD dalam penanggulangan bencana adalah melalui pembentukan Kelurahan/ Desa Tangguh Bencana di desa dan kelurahan dengan risiko bencana tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja Desa Tangguh Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Kendal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan studi perbandingan (komparasi). Penelitian dilaksanakan pada tahun 2019 di Desa Tlogopayung dan Desa Cening Kabupaten Kendal. Hasil penelitian yang di dapatkan adalah tidak ada perbedaan kinerja pada aspek legislasi yaitu keduanya mencapai 100% dan terdapat perbedaan pencapaian pada aspek perencanaan, pendanaan, kelembagaan, pengembangan kapasitas dan penyelenggaraan penanggulangan bencana pada Destana Tlogopayung dan Destana Cening di Kabupaten Kendal.
Desa Tangguh Bencana Tanah Longsor Prastika, Inda Sintya
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 1.35473

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan tingkat risiko bencana yang cukup tinggi karena berada di pertemuan tiga lempeng tektonik (Adiyoso, 2018). Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terlihat bahwa kejadian bencana di Indonesia dari tahun 2005-2015 adalah 78% (11.648) merupakan bencana hidrometeorologi, dan 22% merupakan bencana geologi (BNPB, 2016). Salah satu upaya yang dilakukan BNPB dan BPBD dalam penanggulangan bencana adalah melalui pembentukan Kelurahan/ Desa Tangguh Bencana di desa dan kelurahan dengan risiko bencana tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja Desa Tangguh Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Kendal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan studi perbandingan (komparasi). Penelitian dilaksanakan pada tahun 2019 di Desa Tlogopayung dan Desa Cening Kabupaten Kendal. Hasil penelitian yang di dapatkan adalah tidak ada perbedaan kinerja pada aspek legislasi yaitu keduanya mencapai 100% dan terdapat perbedaan pencapaian pada aspek perencanaan, pendanaan, kelembagaan, pengembangan kapasitas dan penyelenggaraan penanggulangan bencana pada Destana Tlogopayung dan Destana Cening di Kabupaten Kendal.