Meylitasari, Rizki
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN, FASILITAS, DAN KOMPETENSI PETUGAS ARSIP TERHADAP PENGELOLAAN KEARSIPAN Rahmaningtyas, Wisudani; Meylitasari, Rizki
Economic Education Analysis Journal Vol 8 No 1 (2019): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v8i1.29766

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh secara simultan maupun persial antara pelatihan, fasilitas, dan kompetensi petugas arsip terhadap pengelolaan kearsipan di Kantor Desa se-Kecamatan Banyumas. Populasi penelitian ini yaitu seluruh petugas arsip di Kantor Desa se-Kecamatan Banyumas yang berjumlah 55 orang. Penelitian menggunakkan sampel jenuh. Metode pengumpulan data menggunakkan angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakkan diskriptif presesntase dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan regresi linier berganda adalah PK= -0,55 + 0,242PLT + 1,164FSL + 0,87KPA + e. Besarnya pengaruh secara simultan antara pelatihan, fasilitas dan kompetensi petugas arsip terhadap pengelolaan kearsipan di Kantor Desa se-KecaVatan Banyumas sebesar 94,3%. Variabel yang memberikan pengaruh paling besar terhadap pengelolan kearsipan secara parsial yaitu variabel fasilitas sebesar 4,18%, sedangkan untuk variabel kompetensi petugas arsip yaitu 3,28% dan untuk variabel pelatihan memberikkan pengaruh lebih kecil yaitu 2,41%. Simpulan penelitian yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel pelatihan, fasilitas dan kompetensi petugas arsip terhadap pengelolaan kearsipan di Kantor Desa se-Kecamatan Banyumas. Saran dalam penelitian: (1) Desa memberikan anggaran pelatihan kearsipan dan petugas arsip mengikuti pelatihan, (2) Desa menyediakan fasilitas ruang arsip, dan meningkatkan kesadaran petugas untuk merawat fasilitas, (3) Desa mengadakan pelatihan kearsipan untuk meningkatkan pengetahuan, kompetensi dan kemampuan kearsipan.
PENGARUH PELATIHAN, FASILITAS, DAN KOMPETENSI PETUGAS ARSIP TERHADAP PENGELOLAAN KEARSIPAN Rahmaningtyas, Wisudani; Meylitasari, Rizki
Economic Education Analysis Journal Vol 8 No 1 (2019): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v8i1.29766

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh secara simultan maupun persial antara pelatihan, fasilitas, dan kompetensi petugas arsip terhadap pengelolaan kearsipan di Kantor Desa se-Kecamatan Banyumas. Populasi penelitian ini yaitu seluruh petugas arsip di Kantor Desa se-Kecamatan Banyumas yang berjumlah 55 orang. Penelitian menggunakkan sampel jenuh. Metode pengumpulan data menggunakkan angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakkan diskriptif presesntase dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan regresi linier berganda adalah PK= -0,55 + 0,242PLT + 1,164FSL + 0,87KPA + e. Besarnya pengaruh secara simultan antara pelatihan, fasilitas dan kompetensi petugas arsip terhadap pengelolaan kearsipan di Kantor Desa se-KecaVatan Banyumas sebesar 94,3%. Variabel yang memberikan pengaruh paling besar terhadap pengelolan kearsipan secara parsial yaitu variabel fasilitas sebesar 4,18%, sedangkan untuk variabel kompetensi petugas arsip yaitu 3,28% dan untuk variabel pelatihan memberikkan pengaruh lebih kecil yaitu 2,41%. Simpulan penelitian yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel pelatihan, fasilitas dan kompetensi petugas arsip terhadap pengelolaan kearsipan di Kantor Desa se-Kecamatan Banyumas. Saran dalam penelitian: (1) Desa memberikan anggaran pelatihan kearsipan dan petugas arsip mengikuti pelatihan, (2) Desa menyediakan fasilitas ruang arsip, dan meningkatkan kesadaran petugas untuk merawat fasilitas, (3) Desa mengadakan pelatihan kearsipan untuk meningkatkan pengetahuan, kompetensi dan kemampuan kearsipan.