Sari, Novi Yanti Diana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MADRASAH DAN KONFLIK KEAGAMAAN: Studi atas Konflik Kaum Tuo- Kaum Mudo dalam Krisis Madrasah Islamiyah Tanjung Raja Ogan Ilir Sumatera Selatan, 1925-1932 Sari, Novi Yanti Diana
Journal of Indonesian History Vol 9 No 1 (2020): Journal of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v9i1.40775

Abstract

Masalah utama penelitian adalah bagaimana implikasi gerakan pembaharuan yang memicu konflik di dalam Madrasah Islamiyah Tanjung Raja. Konflik sosial keagamaan yang terjadi di Tanjung Raja Ogan Ilir dalam hal ini lebih condong kepada perbedaan cara pandangan organisasi Jamiatul Khair dengan organisasi Muhammadiyah yang dalam hal ini Madrasah Islamiyah hanya dijadikan sebagai wadah penyebaran ideologi. Adapun akhir dari perseteruan konflik tersebut diakhiri dengan adanya persatuan dengan dibentuknya Ittihadoel Oelama cabang Ogan Ilir. Meskipun telah dibentuknya Ittihadoel Oelama tetap saja terjadi gesekan-gesekan kecil dan akhirnya sekolah-sekolah Muhammadiyah di Pegagan Ilir tetap berdiri sampai dengan sekarang.
MADRASAH DAN KONFLIK KEAGAMAAN: Studi atas Konflik Kaum Tuo- Kaum Mudo dalam Krisis Madrasah Islamiyah Tanjung Raja Ogan Ilir Sumatera Selatan, 1925-1932 Sari, Novi Yanti Diana
Journal of Indonesian History Vol 9 No 1 (2020): Journal of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v9i1.40775

Abstract

Masalah utama penelitian adalah bagaimana implikasi gerakan pembaharuan yang memicu konflik di dalam Madrasah Islamiyah Tanjung Raja. Konflik sosial keagamaan yang terjadi di Tanjung Raja Ogan Ilir dalam hal ini lebih condong kepada perbedaan cara pandangan organisasi Jamiatul Khair dengan organisasi Muhammadiyah yang dalam hal ini Madrasah Islamiyah hanya dijadikan sebagai wadah penyebaran ideologi. Adapun akhir dari perseteruan konflik tersebut diakhiri dengan adanya persatuan dengan dibentuknya Ittihadoel Oelama cabang Ogan Ilir. Meskipun telah dibentuknya Ittihadoel Oelama tetap saja terjadi gesekan-gesekan kecil dan akhirnya sekolah-sekolah Muhammadiyah di Pegagan Ilir tetap berdiri sampai dengan sekarang.