Aljusta, Berliana Winalda Dhifal
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Era Kejayaan Angkutan Umun Di Kota Semarang Tahun 1990-1999 Aljusta, Berliana Winalda Dhifal
Journal of Indonesian History Vol 9 No 2 (2020): Journal of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v9i2.46920

Abstract

Artikel ini membas mengenai sebuah transportasi yang berkembang di Kota Semarang yaitu angkot. Permasalahan utama dalam artikel ini adalah problema angkot yang terjadi sepanjang tahun 1990-1999 serta pandangan masyarajatterhadap angkot di Kota Semarang pada tauhun 1990-1999. Padat tahun 1975 berkembang transportasi umum di kota Semarang berupa kendaraan berjenis Daihatsu, Suzuki dan Kijang atau masyarakat Semarang menyebutnya dengan sebutan angkot. Hinggga pada tahun 1990, jumlah angkot di kota ini mencapai 1.379. Tinggiya jumlah angkot yang masuk, dipandang sebagai akar permasalahan yang perlu diurai sehingga jumlahnya perlu dikurangi. Melalui kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah seperti program massalisasi angkot. Dalam perkembanganya timbul masalah baru yaitu adanya angkot illegal dan tarif yang terus berbubah membuat kondisi semakin merugikan para pengemudi angkot. Menarik untuk mengangkat tema ini menjadi tulisan sejarah yang dituangkan dalam artikel ini. Artikel ini sendiri menggunakan metode penelitian sejarah dengan diperkaya sumber-sumber primer dan sumber lain yang relevan. Kata Kunci: Angkot, Massalisasi, Angkot Ilegal, Semarang.
Era Kejayaan Angkutan Umun Di Kota Semarang Tahun 1990-1999 Aljusta, Berliana Winalda Dhifal
Journal of Indonesian History Vol 9 No 2 (2020): Journal of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v9i2.46920

Abstract

Artikel ini membas mengenai sebuah transportasi yang berkembang di Kota Semarang yaitu angkot. Permasalahan utama dalam artikel ini adalah problema angkot yang terjadi sepanjang tahun 1990-1999 serta pandangan masyarajatterhadap angkot di Kota Semarang pada tauhun 1990-1999. Padat tahun 1975 berkembang transportasi umum di kota Semarang berupa kendaraan berjenis Daihatsu, Suzuki dan Kijang atau masyarakat Semarang menyebutnya dengan sebutan angkot. Hinggga pada tahun 1990, jumlah angkot di kota ini mencapai 1.379. Tinggiya jumlah angkot yang masuk, dipandang sebagai akar permasalahan yang perlu diurai sehingga jumlahnya perlu dikurangi. Melalui kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah seperti program massalisasi angkot. Dalam perkembanganya timbul masalah baru yaitu adanya angkot illegal dan tarif yang terus berbubah membuat kondisi semakin merugikan para pengemudi angkot. Menarik untuk mengangkat tema ini menjadi tulisan sejarah yang dituangkan dalam artikel ini. Artikel ini sendiri menggunakan metode penelitian sejarah dengan diperkaya sumber-sumber primer dan sumber lain yang relevan. Kata Kunci: Angkot, Massalisasi, Angkot Ilegal, Semarang.