Pertambahan penduduk di daerah Hantara dan sekitarnya setiap tahunnyamengalami peningkatan dan daerah penelitian berada di dataran tinggi sehinggamembutuhkan pengembangan wilayah permukiman dan tingkat kesesuaian lahan yangtepat agar tidak merusak lingkungan pada daerah tersebut. Penelitian ini bertujuanuntuk memberikan rekomendasi dalam pengembangan permukiman di daerah Hantaradan sekitarnya. Data penelitian yang digunakan mengacu pada data primer dan datasekunder dengan terlebih dahulu melakukan pengumpulan informasi mengenaiwilayah penelitian. Metode penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan melakukananalisis statistik, metode pembobotan dan skoring berdasarkan klasifikasi (Howarddan Remson, 1978) untuk menganalisis kemampuan lahan dan kesesuaian lahan.Berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan, daerah penelitian terbagi menjadi 3wilayah, yaitu wilayah kemungkinan, wilayah kendala, dan wilayah limitasi.Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan skor kesesuaian lahan 93 – 101dikategorikan sebagai wilayah kemungkinan dengan kesesuaian lahan tinggi sehinggasangat baik jika dijadikan kawasan permukiman. Kemudian skor 86 – 93dikategorikan sebagai wilayah kendala dengan kesesuaian lahan sedang sehinggadapat dijadikan untuk wilayah permukiman, namun dibutuhkan bantuan rekayasateknik. Skor <78 dan 78 – 86 dikategorikan sebagai wilayah limitasi dengankesesuaian lahan rendah – sangat rendah yang tidak layak untuk dijadikan wilayahpermukiman, namun dapat dijadikan kawasan lindung.Kata Kunci: Hantara, pengembangan wilayah permukiman, kemampuan lahan ,kesesuaian lahan.