Vidya Asteria, Prima
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BIPA MADYA TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL Yuniatin, Anik; Vidya Asteria, Prima
Jurnal Pena Indonesia Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pena Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar BIPA madya terintegrasi kearifan lokal. Jenis penelitian ini adalah R&D dengan model ADDIE analyze (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Namun, dalam penelitian ini peneliti hanya sampai pada tahap development (pengembangan). Analyze (analisis) berisi analisis peneliti dari silabus, sumber belajar, dan kebutuhan pembelajar BIPA sebelum membuat rancangan bahan ajar. Design (perancangan) berisi rancangan bahan ajar yang berupa prototype bahan ajar, desain bahan ajar yang berupa desain sampul, dan header footer. Development (pengembangan) berisi draft awal dan draft hasil revisi. Format bahan ajar mencakup pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Bahan ajar ini disajikan terintegrasi kearifan lokal Jawa Timur dengan berfokus pada makanan khas Jawa Timur. Hasil penelitian ini adalah proses pengembangan dan kualitas bahan ajar. Data diperoleh dari instrumen penilaian oleh ahli pembelajaran BIPA. Data dianalisis menggunakan teknik kualitatif. Kualitas bahan ajar dapat dilihat dari hasil validator 1 diperoleh hasil presentase 83,7% dan validator 2 diperoleh hasil presentase 97,3%. Rata rata akhir dari validator 1 dan 2 adalah 90,55%. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar terintegrasi kearifan lokal layak digunakan.
EVALUASI KEBUGARAN JASMANI CALON GURU PAUD: STUDI KASUS TES LARI 12 MENIT Adi Nugraha, Testa; Oky Ristanto, Kolektus; Vidya Asteria, Prima
JURNAL PRESTASI Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v9i2.69333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kebugaran jasmani mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) melalui tes lari 12 menit, serta menganalisis sebaran hasil berdasarkan kategori standar kebugaran jasmani nasional. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 30 mahasiswa perempuan semester 2 yang mengikuti tes lari 12 menit dalam kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kebugaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada kategori “Sangat Baik” (76,67%), sementara sisanya termasuk dalam kategori “Baik” (6,67%), “Cukup” (13,33%), dan “Sangat Kurang” (3,33%). Temuan ini menunjukkan adanya keragaman kondisi kebugaran jasmani di kalangan calon guru PAUD. Kondisi ini memiliki implikasi terhadap kesiapan profesional mahasiswa dalam mengelola aktivitas pembelajaran berbasis gerak. Oleh karena itu, evaluasi dan pembinaan kebugaran jasmani perlu diintegrasikan secara sistematis dalam kurikulum PG-PAUD untuk mendukung kompetensi fisik dan keteladanan gaya hidup sehat yang diperlukan dalam konteks pendidikan anak usia dini.
PENERAPAN MEDIA AUDIOVISUAL BERMUATAN PLURIKULTURAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK PEMAHAMAN LINTAS BUDAYA PEMELAJAR BIPA Effelina Zakkia Putri, Cindy; Vidya Asteria, Prima
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Departemen Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2026.005.02.06

Abstract

The purpose of this study was to describe the improvement of listening skills and cross-cultural understanding at level 5 after implementing pluricultural audiovisual media in the form of Indonesian cultural vlogs. This study used a single-group post-test design and a quantitative descriptive approach. Four level 5 BIPA learners from China, South Korea, and Malaysia at Surabaya State University became the research subjects; they were selected using a total sampling technique. Student Worksheets (LKM) with rubric-based listening skills assessment components and cultural reflection sheets based on Byram's (1997) Intercultural Communicative Competence (ICC) framework were used as research tools. Listening skills were analyzed using a one-sample t-test against the minimum competency criteria (KKM) of 70. The results showed that the average score of students' listening skills (M=86.5000) significantly exceeded the KKM of 70 (t=4.027; df=3; p<0.05). All learners had a high level of cross-cultural understanding, as evidenced by their ability to describe Indonesian socio-cultural customs (savoirs), decipher the cultural meaning of utterances in vlogs (savoir comprendre), and consider cultural differences honestly and empathetically (savoir être). It has been shown that pluricultural content in cultural vlogs that highlight diverse social practices from learners' different cultural backgrounds encourages more critical and thoughtful cross-cultural understanding. These results validate the effectiveness of implementing audiovisual media with pluricultural content as an authentic learning medium in supporting the simultaneous acquisition of linguistic and intercultural competencies in BIPA learners.