Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN KADER POSYANDU MELALUI PEMBINAAN DALAM MENINGKATKAN KEBIASAAN HIDUP SEHAT DI SESPIM LEMDIKLAT POLRI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Dian, Mira; Hudaya, Aldian
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.20700

Abstract

Kegiatan remaja Posyandu masih kurang dimanfaatkan dan tidak efektif karena kurangnya pengetahuan dan informasi, serta kurangnya kapasitas kader utama dalam pengukuran antropometri dan penentuan status gizi. Salah satu pilihan dalam kegiatan pengabdian masyarakat atau program KKN adalah dengan diberikan petunjuk melakukan pengukuran antropometri (BB, TB, LP), mengukur LILA, menentukan BMI, dan menilai kesehatan gizi remaja. 5 kader remaja posyandu melambangkan kegiatan dan pelatihan kader. Daftar periksa kemampuan dan kuesioner pengetahuan tes pra-pasca digunakan dalam temuan dan evaluasi. Pelatihan tersebut meningkatkan pemahaman kemampuan evaluasi antropometri dan mengidentifikasi kondisi gizi remaja. Sebelum pelatihan, tiga kader berkompeten dan berpengetahuan (60%), dua kader berpengetahuan kurang (40%), dan sisanya tidak terampil. Setelah mengikuti pelatihan kader, seluruh kader mempunyai keterampilan dan pengetahuan yang sangat baik (100%).
Dampak Digitalisasi dan Globalisasi terhadap Perkembangan Pasar Uang dan Modal di Indonesia Erica, Stefany; Lawi, Leonardo; Ang, Hansen; Fernando, Yohanes; Kamal, Alfredo; Jamaludin, Bani; Hudaya, Aldian; Simanjorang, Helena
Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development Vol 7 No 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52483/25vm5n23

Abstract

Digitalisasi dan globalisasi telah membawa transformasi besar di berbagai sektor, termasuk pasar uang dan pasar modal di Indonesia. Digitalisasi mempermudah proses transaksi melalui pengaplikasian teknologi digital yang mengurangi biaya operasional dan risiko kesalahan manusia. Sementara itu, globalisasi membuka akses pasar internasional dan mempercepat arus informasi serta modal. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur dan wawancara untuk menggali dampak digitalisasi dan globalisasi terhadap kemudahan investasi, minat masyarakat dalam berinvestasi, dan peningkatan jumlah investor di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dan globalisasi mempercepat proses transaksi, meningkatkan minat investasi, dan mendorong pertumbuhan jumlah investor, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Artikel ini merekomendasikan penguatan regulasi dan edukasi publik untuk mendukung perkembangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di pasar uang dan modal Indonesia.
Beyond Bureaucratic Limits and Social Challenges: Examining Hindrances to MSMEs as a Source of Indonesian Foreign Exchange Parlina, Seli; Hudaya, Aldian
Islamic Economic and Business Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Islamic Economic and Business Journal
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/iebjournal.v7i2.10457

Abstract

Micro, Small, and Medium-Sized Enterprises (MSMEs) are not just economic entities but also the pillars of Indonesian economy, representing the people's economic strength and holding tremendous potential as a source of foreign exchange for the country. However, this potential is often hindered by top-level structural factors such as complex bureaucracy, bias towards more affluent investors, and bottom-level challenges like the lack of digital literacy, limited market access, and constrained production capacities. This paper delves into these hindrances from scientific Management and Sociology perspectives using a qualitative approach through interviews and literature studies. It serves as a critical reflection on the urgent need for alignment between national policies and social realities, a crucial step towards achieving national economic independence through the empowerment of MSMEs.