Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerimaan Ibu dan Pendampigannya pada Anak Down Syndrome pada Pandemi Covid-19 Jamilah, Eva Syarifatul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2161

Abstract

Memiliki anak dengan Down Syndrome merupakan tantangan tersendiri bagi orangtua. Terutama pada pembelajaran online dikarenakan pandemi COVID-19 yang mengharuskan orangtua, dalam penelitian ini ibu, mendampingi anak dengan ekstra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerimaan sang ibu yang memiliki anak down syndrome dan pendampingan yang dilakukan mengingat besarnya perubahan yang terjadi pada pandemi COVID-19.  Memakai metode penelitian kualitatif dengan fokus pada interpretative phenomenology analysis (IPA). Sampelnya purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Hasil yang diperoleh: Strategi coping berhubungan dengan penerimaan sang ibu terdiri dari faktor internal dan ekstenal. Untuk internal yaitu dari dalam diri ibu dengan melewati lima tahapan melalui teorinya Elisabeth Kubler Ross: five stages of the grieving. Kemudian faktor eksternal yang terdiri dari dukungan suami, keluarga, lingkungan serta teman seperjuangan Selanjutnya, pendampingan ibu berhubungan dengan perannya yang ganda sebagai ibu dan guru yang memperkuat ikatan batin dengan sang anak.
Penerimaan Ibu dan Pendampigannya pada Anak Down Syndrome pada Pandemi Covid-19 Jamilah, Eva Syarifatul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2161

Abstract

Memiliki anak dengan Down Syndrome merupakan tantangan tersendiri bagi orangtua. Terutama pada pembelajaran online dikarenakan pandemi COVID-19 yang mengharuskan orangtua, dalam penelitian ini ibu, mendampingi anak dengan ekstra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerimaan sang ibu yang memiliki anak down syndrome dan pendampingan yang dilakukan mengingat besarnya perubahan yang terjadi pada pandemi COVID-19.  Memakai metode penelitian kualitatif dengan fokus pada interpretative phenomenology analysis (IPA). Sampelnya purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Hasil yang diperoleh: Strategi coping berhubungan dengan penerimaan sang ibu terdiri dari faktor internal dan ekstenal. Untuk internal yaitu dari dalam diri ibu dengan melewati lima tahapan melalui teorinya Elisabeth Kubler Ross: five stages of the grieving. Kemudian faktor eksternal yang terdiri dari dukungan suami, keluarga, lingkungan serta teman seperjuangan Selanjutnya, pendampingan ibu berhubungan dengan perannya yang ganda sebagai ibu dan guru yang memperkuat ikatan batin dengan sang anak.
Internalisasi Nilai-Nilai Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Nurwahidah, Nurwahidah; Jamilah, Eva Syarifatul
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2022.21-06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep dan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam  ketika dihadapkan dengan nilai-nilai merdeka belajar serta internalisasinya. Penyusunan penulisan ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan mempelajari referensi-referensi yang membahas dan terkait dengan tema pembahasan penulisan ini. Tulisan ini menjelaskan bahwa pada konsep merdeka belajar terdapat enam poin penting yang harus diinternalisasi yaitu Pertama, waktu dan tempat dimana pembelajaran berlangsung memiliki sifat yang beragam. Kedua, ada kebeasan memilih (free choice) yang ditawarkan. Ketiga, pembelajaran bisa dilakukan personalisasi (personalized learning). Keempat, pembelajaran yang berbasis pada proyek. Kelima, merupakan prinsip sebagai point link and match, dan ke enam, merupakan interpretasi terhadap data. Pembelajaran pendidikan agama Islam akan menjadikan peserta didik lebih kritis, lebih mampu memahami nilai-nilai yang dipelajari, peserta didik memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mempraktekkan dan mengembangkan pengetahuan yang dimiliki.