Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN AKTIFITAS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI SMA NEGERI 8 PALEMBANG Sri Mulyati; Nurhayati Dina; Apriana Apriana
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 2 (2018): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v4i2.2493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa melalui model pembelajaran Discovery Learning di SMA Negeri 8 Palembang. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK),  yang dilakukan di kelas XI IPA SMA Negeri 8 Palembang. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari beberapa sumber, yakni siswa, guru dan teman sejawat serta kolaborator. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi dan diskusi. Teknik analisis yang digunakan yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Penarikan kesimpulan berarti pemberian makna pada data yang diperoleh dengan triangulasi, yaitu proses memastikan sesuatu dari berbagai sudut pandang. Analisis data dilakukan sejak data diperoleh dari hasil observasi oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sejarah pada materi Proses Masuknya Bangsa Asing ke Indonesia dengan penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif atau penguasaan konsep. Hal ini sesuai hasil belajar  pada siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 8 Palembang dimana model pembelajaran Discovery Learning  dapat meningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa. Pelaksanaan pembelajaran dengan model Discovery Learning berlangsung dengan baik, terlebih peneliti mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif sehingga siswa merasa nyaman dan senang.
PERSIAPAN KOMPETISI SAINS NASIONAL (KSN) 2020 MELALUI BIMBINGAN BELAJAR DI SD NEGERI 1 LAMOKATO KABUPATEN KOLAKA Ernawati Ernawati; Tri Maniarta Sari; A.S. Alonemarera; Fitriani Abdul Asis; Dina Nurhayati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.276 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i2.838

Abstract

The National Science Olympiad (OSN), which in 2020 changed its name to the National Science Competition (KSN), is held in stages to motivate students, teachers, managers and education coaches to compete healthily in order to improve the quality of national education. In the field of science, in previous years the results in Kolaka Regency were still in the low category, including SDN 1 Lamokato. In the academic year 2019/2020 SD Negeri 1 Lamokato will send again its students to take part in the 2020 KSN.Therefore, there needs to be preparation early, one of the preparation iswith the Community Service program by a team of lecturers and students of the Biology Education Study Program, Sembilanbelas November Kolaka University. which was carried out in the form of providing learning guidance for KSN-SD preparation. PkM activities include the stages of preparation, implementation and evaluation. The preparation stage includes curriculum analysis and OSN questions and giving pretest questions. The implementation stage includes the provision of material about OSN, guidance and assistance in solving OSN questions, and the evaluation stage includes giving posttest questions and questionnaires at the end of the activity. The results of the implementation of PkM tutoring for the National Science Competition (KSN-SD) at SD Negeri 1 Lamokato went smoothly and had a positive impact on the preparation for the KSN-SD students in 2020. This result was shown by the increased ability of participants to solve Olympic questions (from scores the average pretest 45.83 to 75.0 at posttest). The results of the evaluation questionnaire analysis also showed that the participants were motivated (83.33%), the participants' understanding of the material and the supervisor's ability to provide the material was considered very good (88.89%). However, additional time is needed in mentoring and mentoring participants who will take part in the KSN-SD selection so that this activity can provide an optimal contribution. Keywords: KSN-SD 2020; Science tutoring.
PENGEMBANGAN BOARD GAMES SEBAGAI MEDIA EDUKASI COVID–19 DI KAMPUNG SINDANG RASA Dina Nurhayati; Mohammad Muhyidin Nurzaelani
PKM-P Vol 4 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : LPPM UIKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pkm-p.v4i1.721

Abstract

Rancangan board games tentang Covid-19 dikembangkan dalam bentuk permainan yang tepat, merupakan salah satu alternatif media informasi dan edukasi bagi anak-anak. Pada masa pandemi ini pengumuman kasus pertama pasien virus corona Indonesia sempat menimbulkan kekhawatiran dalam berbagai sektor. Penyebaran informasi penanggulangan dan pencegahan Covid-19 saat ini menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang menjadi sosok paling rentan, perlunya diadakan sebuah pemahaman tanggap bahaya Covid-19 yang harus diberikan untuk anak. Perancangan board games dalam penelitian ini menggunakan metodologi observasi, kuesioner, interview, serta studi literatur tentang Covid-19. Pengembangan board games ini diharapkan menjadi media informasi yang mudah dimengerti tentang bahayanya Covid-19 kepada anak-anak. Hasil pengembangan board game, anak-anak sangat antusias untuk bermain dan anak-anak mudah mengerti tentang bahaya Covid-19.
PELATIHAN PEMANFAATAN BELIMBING WULUH SEBAGAI MANISAN DI DESA TAMPINGMOJO KECAMATAN TEMBELANG JOMBANG Purbowo purbowo; Mazidatul Faizah; Dina Nurhayati; Indah Tiarawati; Nora Iffatul Maula Achmad
-
Publisher : Jurnal KeDayMas: Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/kedaymas.v2i2.2905

Abstract

Masyarakat desa Tampingmojo belum memanfaatkan sumberdaya alam sebagai sumber pendapatan tambahan, padahal potensi belimbing wuluh di daerah tersebut sangat melimpah. Penyusunan program pelatihan ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi disekitarnya sehingga dapat meningkatkan nilai tambah buah belimbing wuluh. Kegiatan telah diikuti oleh sepuluh peserta di pendopo balai desa Tampingmojo. Kendala yang dihadapi yaitu kondisi cuaca hujan sehingga beberapa peserta tidak dapat hadir. Luaran yang didapatkan berupa pemanfaatan teknologi tepat guna pengolahan belimbing menjadi makanan yang memiliki nilai tambah dan daya simpan yang lebih lama. Dengan adanya inovasi produk tersebut, harapan kedepan dapat dijadikan sebagai produk unggulan desa yang dapat memberikan kontribusi terhadapat perekonomian masyarakat desa 
Mangrove Identification on the Rainbow Bridge Coastal Coast Lamundre Village, Watubangga District, Kolaka Regency Dina Nurhayati; Sutriani Kaliu; Saparudin Saparuddin
Journal of Biological Science and Education Vol 4, No 1 (2022): June
Publisher : Journal of Biological Science and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.888 KB) | DOI: 10.31327/jbse.v4i1.1751

Abstract

The village of Lamundre is an area overgrown with a mangrove ecosystem of 4 hectares and is well developed on the coast. The area can be well overgrown with mangroves because of environmental conditions and other supporting factors such as muddy substrate, muddy sand in tidal transition areas, salty, brackish water and the presence of currents/waves that are classified as mangrove growing conditions. This study aims to determine the types of mangrove plants and environmental parameters on the abundance of mangrove species on the coast of the Rainbow Bridge, Lamundre Village, Watubangga District, and Kolaka Regency. This type of research is descriptive and qualitative by using mangrove samples on the roots, stems, leaves, flowers and fruit. The method used is Line Transect, which uses plots that are aligned on the main line (Basseline) that has been determined in the research area along 280m, the total number of plots is 10, with each plot of 10m x 10m.  Based on the study's results on the identification of mangroves in the Pantai Pelangi Beach, Lamundre Village, Watubangga District, and Kolaka Regency, it shows that mangroves belong to 2 families and                 7 species. The mangroves are from the Rhizophoraceae family namely Rhizophora mucronata species, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, Ceriops decandra, Bruguira cyndrica, Bruguira ghymnorryza and the Soneratiaceae family namely Soneratia caseolaris. Keywords: Lamundre village, identification, mangrovee
Bimbingan Pemanfaatan Waktu Luang di Masa Pandemi Bagi Ibu-Ibu Di RW 007 Kelurahan Sukajadi Kabupaten Banyuasin Tri Rositasari; Dwi Rara Saraswaty; Finza Larasati; Kurnia Saputri; Dian Septarini; Nurhayati Dina; Andriamella Elfarissyah; Sri Yuliani; Sherly Marliasari
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2022): Juli
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v1i4.138

Abstract

Housewives who have a lot of activities in the household produce a lot of domestic (household) waste every day, both in the form of organic and inorganic waste. The role of housewives in managing household waste, especially organic waste, will be very beneficial for the environment. Therefore, this service activity is aimed at housewives in utilizing organic waste into liquid fertilizer that has economic value to help the hobbies or hobbies of housewives to maintain plants at home so that they become fertile without incurring additional costs and provide information on how to make healthy drink made from spices in the kitchen, which is useful for maintaining body stamina during this pandemic by utilizing free time at home. The purpose of this study was to find out how to process organic waste into liquid fertilizer, how to make healthy drinks from areca nut and garlic, and how to make healthy drinks from ginger and brown sugar. From this community service activity, it can be concluded that: (1) The knowledge and understanding of the community regarding the procedures for processing household waste and spices has increased. (2) Public awareness and desire to participate in creating a healthy environment and maintaining physical fitness during this pandemic has increased. Given the magnitude of the benefits of this community service activity, it is further necessary to: (1) Conduct similar socialization and outreach to communities in other sub-districts, with the same material. (2) There is a continuity of the program after this service activity so that the community really understands and realizes the importance of processing household waste and spices, in an effort to create a healthy environment and improve health in the community.
Dampak Kerajinan Tenun Songket Terhadap Perekonomian Masyarakat Desa Tanjung Laut Sumatera Selatan (1980-2022) Miranda, Tasya; Dina, Nurhayati; Yuliarni, Yuliarni
Danadyaksa Historica Vol 2, No 2 (2022): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v2i2.5668

Abstract

Kerajinan tenun songket merupakan salah satu ciri khas di Desa Tanjung Laut, Sumatera Selatan. Para pengrajin tenun songket umumnya adalah perempuan, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Meski masih dikerjakan secara tradisional, namun motif pada songket makin mengalami perkembangan. Tidak sedikit orang yang menyadari bahwa kerajinan tenun songket potensial dalam memajukan perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana dampak kerajinan tenun songket bagi kehidupan perekonomian masyarakat Desa Tanjung Laut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan Metode Sejarah. Hasil penelitian didapatkan bahwa latar belakang munculnya tenun songket ini diawali dengan kurangnya minat pada kain gebeng, sehingga berkembang menjadi tenun songket yang diperoleh ilmunya dari Palembang. Kerajinan tenun songket mengalami perkembangan dalam hal motif dan bahan kain. Kerajinan tenun songket dilestarikan dengan cara mengajarkan ke generasi muda setempat dan melakukan promosi. Dampak kerajinan tenun songket bagi masyarakat di Desa Tanjung Laut ini meliputi tiga hal yaitu ekonomi, sosial dan budaya, namun dampak bagi perekonomian masyarakat cukup mendominasi.
Perkembangan Ranting Muhammadiyah di Desa Sidorejo Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin Tahun 1985-2023 Lestari, Ayu; Dina, Nurhayati; Yuliarni, Yuliarni
Danadyaksa Historica Vol 3, No 2 (2023): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v3i2.7466

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi keingin tahuan penulis terhadap Perkembangan Ranting Muhammadiyah di Desa Sidorejo Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin Tahun 1985-2023. Metode Penelitian yang digunakan peneliti adalah metode sejarah/historis dengan Jenis Penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan pendekatan geografi, sosiologi, agama, ekonomi, historis. Beberapa tujuan dalam penelitian: (1) Latarbelakang Berdirinya Ranting Muhammadiyah di Desa Sidorejo Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin Tahun 1985-2023; (2) Perkembangan Ranting Muhammadiyah di Desa Sidorejo Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin Tahun 1985-2023; (3) Dampak berdirinya Ranting Muhammadiyah bagi kahidupan Masyarakat Desa Sidorejo.
PERANAN HAJI ABDUL ROZAK SEBAGAI PEMBUKA KULINER MARTABAK HAR INDIADI PALEMBANG 1947-2001 Amelia, Siti; ., Apriana; Dina, Nurhayati
Danadyaksa Historica Vol 4, No 1 (2024): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v4i1.8323

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui latar belakang Haji Abdul Rozak membukakuliner martabak HAR India ke Palembang pada tahun 1947 (2) Untuk mengetahui peranana Haji Abdul Rozak dalam memperkenalkan kuliner martabak HAR India ke Palembang padatahun 1947-2001 (3) Untuk mengetahui Bagaimana dampak dari upaya Haji Abdul Rozak dalam mengembangkan kuliner Martabak HAR bagi kehidupan masyarakat Palembang dalam bidang ekonomi dan sosial budaya. Metode dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Metode kualitatif historis dan deskriptif, dengan pendekatan geografis, sosiologis, antropologis, kultural dan ekonomi. Setelah data terkumpul melalui metode heuristik, selanjutnya dilakukan verifikasi, interpretasi, dan pada tahap akhir dilakukan penulisan sejarah (historiografi). Hasil dari penelitian ini adalah dampak yang ditimbulkan dari keberadaan kuliner martabak India diPalembang berdampak pada sektor ekonomi dengan hadirnya kuliner martabak HAR dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, menjadi ide jualan yang menarik bagi orang lain, dampak sosial budaya yaitu adanya pengaruh budaya India yang juga masuk menjadi bagian dari budaya Palembang. Seperti halnya makanan atau kuliner India yang asli, kini dapat Anda temukan di Palembang, misalnya makanan asli Palembang yaitu ragi dan celimpungan.
Mangrove Identification on the Rainbow Bridge Coastal Coast Lamundre Village, Watubangga District, Kolaka Regency Nurhayati, Dina; Kaliu, Sutriani; Saparuddin, Saparudin
Journal of Biological Science and Education Vol 4, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jbse.v4i1.1751

Abstract

The village of Lamundre is an area overgrown with a mangrove ecosystem of 4 hectares and is well developed on the coast. The area can be well overgrown with mangroves because of environmental conditions and other supporting factors such as muddy substrate, muddy sand in tidal transition areas, salty, brackish water and the presence of currents/waves that are classified as mangrove growing conditions. This study aims to determine the types of mangrove plants and environmental parameters on the abundance of mangrove species on the coast of the Rainbow Bridge, Lamundre Village, Watubangga District, and Kolaka Regency. This type of research is descriptive and qualitative by using mangrove samples on the roots, stems, leaves, flowers and fruit. The method used is Line Transect, which uses plots that are aligned on the main line (Basseline) that has been determined in the research area along 280m, the total number of plots is 10, with each plot of 10m x 10m.  Based on the study's results on the identification of mangroves in the Pantai Pelangi Beach, Lamundre Village, Watubangga District, and Kolaka Regency, it shows that mangroves belong to 2 families and                 7 species. The mangroves are from the Rhizophoraceae family namely Rhizophora mucronata species, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, Ceriops decandra, Bruguira cyndrica, Bruguira ghymnorryza and the Soneratiaceae family namely Soneratia caseolaris. Keywords: Lamundre village, identification, mangrovee