Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS USAHATANI KENTANG (Solanum tuberosum L) (Kasus di Subak Abian Batur Sari, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan) Ida Ayu Candrika Dewi
dwijenAGRO Vol 9 No 2 (2019): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/dwijenagro.9.2.915.117-122

Abstract

Pengembangan pertanian yang ada di Indonesia khususnya di Provinsi Bali letaknya berada di Desa Candikuning Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan yang berada di Subak Abian Batur Sari merupakan sentra penghasil sayuran dataran tinggi utama di Bali, salah satu komoditas sayuran yang dihasilkan di daerah tersebut adalah kentang. Salah satu komoditas yang diusahakan oleh petani sejak lima tahun terakhir di Subak Abian Batur Sari, Desa Candikuning adalah tanaman kentang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C rasio pada usahatani kentang di Subak Abian Batur Sari, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive dengan mempertimbangkan bahwa di Desa Candikuning merupakan penghasil komoditas sayur khususnya kentang. Jumlah petani sebagai sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 petani dari 140 orang populasi dengan metode sampel random sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis usahatani yang terdiri dari biaya, penerimaan, pendapatan dan kelayakan usahatani (R/C ratio). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata biaya total yang dikeluarkan untuk usahatani kentang oleh petani adalah sebesar Rp. 5.404.000 per luas garapan, yaitu 1,5 Ha. Berdasarkan pada perhitungan analisa usahatani, penerimaan petani dari usahatani kentang sebesar Rp. 18.000.000 dan pendapatan sebesar Rp.12.596.000 maka diperoleh R/C ratio sebesar 3,33. Dari hasil penelitian dapat disarankan bahwa, usahatani kentang perlu dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan kesejahteraan petani, dan kepada pemerintah dapat memberikan pendampingan, modal, sarana dan prasarana yang memadai sebagai penunjang usahatani kentang di Subak Abian Batur Sari Desa Candikuning Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan. Kata Kunci : Analisis Usahatani, Kentang, Candikuning
STRATEGI PEMASARAN WORTEL DI DESA BATURITI KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN Ida Ayu Candrika Dewi
dwijenAGRO Vol 11 No 2 (2021): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki iklim yang mendukung untuk pengelolaan usahatani, seperti tanaman hortikultura termasuk wortel. Bali merupakan pulau yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil bercocok tanam atau bertani, sehingga pertanian merupakan salah satu sektor yang memegang peranan penting dalam kesejahteraan kehidupan penduduk masyarakat. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui Strategi pemasaran wortel di UD. Panca Serani, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan dan untuk mengetahui kendala pemasaran Wortel di UD.Panca Serani, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja di UD. Panca Serani, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Responden dalam penelitian ini adalah 10 orang, yaitu: Manager, Sekretaris, Bagian Produksi, Bagian Pemasaran, serta karyawan yang menangani pemasaran Wortel. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumen dan kuisioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Strategi pemasaran Perusahaan UD.Panca Serani tetap memperhatikan 4P, yaitu product (produk) price (harga), place (distribusi pemasaran produk) dan promotion (promosi produk) dan beberapa kendala yang di hadapi oleh perusahan UD.Panca Serani adalah fluktuasi harga di pasar (tingkat konsumen), pembayaran yang tidak tunai, bertambahnya perusahan yang baru sebagai pesaing, terbatasnya kepastian untuk melakukan peningkatan promosi dan terbatasnya produk. Saran dari penelitian ini ialah selalu menjaga dan tetap meningkatkan kualitas produk Wortel yang di tawarkan kepada masyarakat agar tetap mempertahankan kepuasan pelanggan.