Hutagalung, Fajar
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Adsorpsi Simultan Ion Cd(II) pada Abu Dasar Batubara Teraktivasi Anwar, Chairil; Wijaya, Dwi Putra; Munandar, Nurharis; Bonaventura, Ridho; Hutagalung, Fajar Y.S.T.
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 9 No. 2 (2024): JLPPM SAINTEK
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.9.2.2024.60653

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang adsorpsi simultan ion Cd(II) menggunakan abu dasar batubara teraktivasi. Penelitian dilakukan dengan mengaktivasi abu dasar batubara menggunakan HCl pekat. Karakterisasi abu dasar batubara teraktivasi dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer infra merah dan difraktometer sinar-X. Parameter yang dipelajari meliputi pengaruh pH dan variasi waktu konta. Mekanisme adsorpsi diketahui melalui desorpsi dengan menggunakan pelarut aquades dan KNO3. Konsentrasi ion logam yang tersisa setelah adsorpsi dan desorpsi ditentukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa abu dasar batubara teraktivasi telah terbentuk dengan baik. Kondisi optimum adsorpsi ion logam Cd(II) abu dasar batu bara teraktivasi adalah pH 5 dan waktu kontak 60 menit. Parameter kinetika adsorpsi abu dasar terakteraktivasi mengikuti persamaan kinetika pseudo orde dua dengan nilai konstanta laju pada ion Cd (II) 0,209 dan 1,734 g.mg-1.min-1. Model isoterm adsorpsi mengikuti model isoterm Langmuir dengan konstanta kesetimbangan sebesar 13125,6 L.mol-1. Kapasitas adsorpsi sebesar 1,0433 x 10-5 dan melibatkan energi adsorpsi sebesar 23,49. Mekanisme adsorpsi simultan ion Cd(II) dipengaruhi oleh berbagai interaksi yaitu: mekanisme pemerangkapan (28,26), mekanisme pertukaran ion (23,06).
Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri dari Ekstrak dan Fraksi Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Hasil Penyulingan Wongkar, Threesanola Nasaret; Kamu, Vanda Selvana; Koleangen, Harry Steven Julius; Hutagalung, Fajar
CHEMISTRY PROGRESS Vol. 19 No. 1 (2026)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/cp.19.1.2026.66477

Abstract

ABSTRAK Seiring dengan perubahan pola hidup masyarakat, masalah kesehatan di Indonesia menjadi semakin kompleks akibat paparan radikal bebas yang memicu stres oksidatif dan penyakit degeneratif seperti kanker, diabetes, serta penyakit kardiovaskular. Kondisi ini diperburuk oleh tingginya risiko infeksi bakteri patogen seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli yang dapat merusak sel-sel tubuh. Dampak negatif radikal bebas dan infeksi tersebut dapat dicegah oleh senyawa antioksidan dan antibakteri yang mampu melindungi sel serta menghambat pertumbuhan mikroba. Daun nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan salah satu sumber herbal yang yang memiliki potensi sebagai antioksidan dan antibakteri karena masih mengandung senyawa metabolit sekunder seperti fenolik, flavonoid, dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan dan antibakteri dari ekstrak serta fraksi limbah daun nilam hasil penyulingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat (FEA) memiliki kandungan tertinggi pada total fenolik (43,31 µg/mL), flavonoid (78,90 µg/mL), dan tanin (22,78 µg/mL). FEA juga memberikan aktivitas antioksidan terkuat sebesar 96,61%. Pada uji antibakteri konsentrasi 30%, FEA menghasilkan zona hambat kategori kuat sebesar 16,80 mm terhadap S. aureus dan 15,25 mm terhadap E. coli. Hasil GC-MS menunjukkan bahwa dalam fraksi etil asetat daun nilam teridentifikasi beberapa senyawa dari golongan terpenoid dan asam lemak yang memiliki aktivitas antioksidan serta antibakteri. Berdasarkan hasil pengujian, ekstrak dan fraksi daun nilam (Pogostemon cablin Benth.) hasil penyulingan memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri. ABSTRACT Along with changes in public lifestyle, health issues in Indonesia have become increasingly complex due to exposure to free radicals, which trigger oxidative stress and degenerative diseases such as cancer, diabetes, and cardiovascular diseases. This condition is exacerbated by the high risk of infections from pathogenic bacteria, such as Staphylococcus aureus and Escherichia coli, which can damage body cells. The negative impacts of free radicals and these infections can be prevented by antioxidant and antibacterial compounds capable of protecting cells and inhibiting microbial growth. Patchouli leaves (Pogostemon cablin Benth) are a herbal source with potential as antioxidants and antibacterials, as they contain secondary metabolites such as phenolics, flavonoids, and tannins. This study aims to determine the antioxidant and antibacterial activities of extracts and fractions from patchouli leaf waste post-distillation. The results showed that the ethyl acetate fraction (FEA) had the highest content of total phenolics (43.31 µg/mL), flavonoids (78.90 µg/mL), and tannins (22.78 µg/mL). FEA also exhibited the strongest antioxidant activity at 96.61%. In the antibacterial test at a 30% concentration, FEA produced a strong inhibition zone of 16,80 mm against S. aureus and 15,25 mm against E. coli. GC-MS analysis identified several compounds from the terpenoid and fatty acid groups in the ethyl acetate fraction of patchouli leaves, which possess antioxidant and antibacterial activities. Based on the test results, the extracts and fractions of distilled patchouli leaf waste (Pogostemon cablin Benth) exhibit significant antioxidant and antibacterial activities.
Pengaruh Konsentrasi dan Ukuran Partikel Logam Mg terhadap Karakter Magnesium/Grafena Berlapis Nano (Mg/GBN) Fajar Hutagalung; Rikson Siburian; Ab Malik Marwan Ali
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v5i12021p027

Abstract

Since graphene was synthesized in 2004, it has been widely used in electrochemical energy storagedevices and a number of other applications. This study aims to determine the effect of concentration and size ofMg metal particles on the structure, morphology, and electrical conductivity of Mg/Graphene nano sheets(GNS). This research is a laboratory experiment and descriptive research. GNS was synthesized by using amodified Hummers’ method. Mg 10, 20, 30 and 40 weight % /GNS were synthesized by using impregnationmethod using Mg salt (MgCl2.6H2O) as the precursor. Characterizations carried out on each material usingXRD (2θ = 26,768° – 26,938° for C(002) GNS and 2θ = 44,669° – 44,686° for Mg (102)), SEM-EDX and Conductometer proved that the graphene surface is able to reduce Mg2+ metal ions to Mg0 and to control the size and distribution of Mg metal particles deposited on the surface of the graphene sheets. Meanwhile, Mg metal particles that have been deposited are able to inhibit the agglomeration and re-stacking of graphene sheets so that it can increase the electron mobility and electrical conductivity of graphene