This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kerugma
Simamora, Freddy
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Janganlah Padamkan Roh: Studi Eksegesis terhadap 1 Tesalonika 5:19 Simamora, Freddy
KERUGMA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : STT Injili Indonesia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2500/kerugma.v6i2.172

Abstract

This article aims to find out the original meaning of “ Do not quench the Spirit” (1 Thessalonians 5:19). The research applies the descriptive method by elaborating any literatures regarding this topic which could contribute the exegesis task. This research find out the result that the issue was interpreted in any different ways. “Do not quench the Sprit” must be viewed in the context of 1 Thessalonians 5:19-22. The main purpose of the advice is to help Thessalonian church to be not avoiding the manifestation of the spiritual gift such as mocking any prophecies, intead to to test them. By doing the test of any spritual gifts, the reader of Thessalonians could hold the good things, avoiding the wicked and persevering the the kindness. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan maksud asli dari teks 1 Tesalonika 5:19, “Janganlah memadamkan Roh.” Penelitian ini memakai metode deskriptif, artinya data-data dikumpulkan sebagai fakta-fakta yang benar dari sumber-sumber literatur yang dapat memberikan kontribusi dalam studi eksegesis atas teks yang diteliti. Hasil penelitian menemukan fakta bahwa ayat ini telah ditafsirkan secara beragam dalam sejarah umat percaya. Sikap dan tindakan “memadamkan Roh” harus dilihat dalam bingkai teks 1 Tesalonika 5:19-22. Maksud dari nasihat adalah agar jemaat Tesalonika tidak menghalangi manifestasi dan karunia-karunia Roh yaitu penolakan dengan sikap menghina akan nubuat-nubuat. Namun, setiap karunia-karunia Roh itu harus diuji karena sangat rentan untuk dipalsukan. Pengujian di sini akan menuntun pembaca surat Tesalonika agar memegang yang baik, menjauhkan diri dari segala bentuk kejahatan, dan giat melakukan hal-hal yang baik.