p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kerugma
Panggabean, Lenny Susi R.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Kitab Imamat Terhadap Kekudusan Gereja Panggabean, Lenny Susi R.
KERUGMA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : STT Injili Indonesia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2500/kerugma.v5i2.112

Abstract

Abstract:  The aim of this research is to discover the benefits of the book of Leviticus, with the hope that the book of Leviticus can be seen as a book that should be appreciated and studied, not avoided because its content is full of boring sharia and symbols. In finding the benefits of the book of Leviticus, a qualitative method was used, using the book of Leviticus as the main source and a bibliographic approach. The results of the discussion in this research are: first, to explain the idea of the redemption of Jesus Christ, which can only be understood through the concept of sacrifices in the book of Leviticus. Without this system of sacrifices, it is very difficult to understand the concept of the atonement of Jesus Christ. Second, sanctifying the Sabbath days can be the basis for the church to sanctify Sundays as a day of rest and consecrate them to God for worship, prayer, and complete dependence on God's care. In the seventh year and the peak of the Sabbath, namely the jubilee year, the land is left uncultivated to maintain the preservation of nature, and to preserve life and protect God's people from greed, including exploitation of humans and nature, it is still relevant to serve as a basis for the church to share love, pay attention to the interest’s other people and the natural environment. Third, the concept of the holiness of the Israelites can be a guide for the holiness of the church today. Acts of incest, polygamy, infidelity, uncleanness are acts of the flesh that must be put to death in the lives of believers, because these acts violate God's holiness and bring God's wrath to His people. Keywords: Holiness; the book of Leviticus; believers.AbstrakAdapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan manfaat kitab Imamat, dengan harapan kitab Imamat dapat dipandang sebagai kitab yang harus dihargai dan dipelajari bukan untuk dihindari karena isinya yang penuh dengan syariat dan lambang-lambang yang membosankan. Dalam menemukan manfaat kitab Imamat digunakan metode kualitatif, dengan menggunakan kitab Imamat sebagai sumber utama dan pendekatan kepustakaan. Adapun hasil dari pembahasan dalam penelitian ini adalah: pertama, untuk menjelaskan gagasan penebusan Yesus Kristus, hanya dapat dipahami melalui konsep korban-korban dalam kitab Imamat. Tanpa sistim korban-korban itu, sangat sulit memahami konsep penebusan Yesus Kristus. Kedua, pengudusan hari-hari sabat dapat menjadi dasar gereja  untuk menguduskan hari minggu sebagai hari perhentian untuk beristirahat dan menguduskannya bagi Tuhan untuk beribadah, berdoa, dan bergantung penuh kepada pemeliharaan Tuhan. Pada tahun  ketujuh dan puncak sabat yaitu tahun Yobel tanah dibiarkan tidak diolah untuk tetap menjaga kelestarian alam, dan untuk pemeliharaan kehidupan serta terhindarnya umat Tuhan dari sifat keserakahan, termasuk eksploitasi manusia dan alam, masih relevan dijadikan sebagai dasar bagi gereja untuk berbagi kasih, memperhatikan kepentingan orang lain dan alam sekitar. Ketiga, konsep kekudusan bangsa Israel dapat menjadi pedoman bagi kekudusan gereja masa kini. Perbuatan inses, poligami, perselingkuhan, kenajisan adalah perbuatan daging yang harus dimatikan dalam hidup orang percaya, karena perbuatan itu melanggar kekudusan Allah dan mendatangkan murka Allah kepada umat-Nya. 
Kristologi Yohanes: Suatu Perlawanan Terhadap Kristologi Docetisme Panggabean, Lenny Susi R.
KERUGMA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 6 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : STT Injili Indonesia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2500/kerugma.v6i1.145

Abstract

Salah satu isu yang sampai hari ini selalu masih hangat diperdebatkan adalah mengenai “ke-Manusiaan dan ke-Ilahian Yesus”.  Ada yang mengakui ke-Ilahian Yesus, tetapi menyangkal ke-ManusiaanNya; ada yang menerima ke-ManusiaanNya tetapi menolak ke-IlahianNya; ada yang menerima keduanya yaitu ke-Ilahian dan ke-Manusiaan Yesus, tetapi menyatakan kedua sifat itu bercampur menjadi satu atau menyatakan Yesus setengah Manusia dan setengan Allah.Salah satu bidat yang sangat terkenal yang muncul pada abad pertama dan kedua adalah Gnostisisme yang sangat membahayakan Gereja pada saat itu.  Khususnya Gereja pada waktu pelayanan Yohanes, kira-kira 70 tahun setelah Yesus disalib. Bidat yang dilawan oleh Yohanes ini secara spesifik dikenal dengan nama Docetisme/Doketisme. Aliran ini adalah salah satu aliran yang paling menentang ke-Manusiaan Yesus. Docetisme berasal dari bahasa Yunani dokein yang berarti menyerupakan. Jadi  Docetisme adalah suatu pandangan yang tidak menerima kemanusiaan Yesus. Docetisme mengajarkan bahwa Yesus adalah sosok Ilahi yang hanya seolah-olah menjadi manusia.Doktrin mengenai Kristus mencakup suatu penelitian tentang pribadiNya dan juga karyaNya dengan mempergunakan literature buku-buku dan Alkitab sebagai sumber yang paling tepat dan benar. Maka,  melalui tulisan ini penulis membuktikan bahwa Kristologi Doketis adalah sesat/bidat, dan kebenaran Kristologi Yohanes lah yang benar,