Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etnobotani Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum Annum L.) Di Desa Waiwuring, Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur Ahmad, Nurul Imaniyah; Bunga, Yohanes Nong; Bare, Yohanes
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 2 No 2 (2021): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v2i2.46

Abstract

Cabai merah keriting (Capsicum annum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat kesehatan. Selain pemanfaatan sebagai zat adiktif dalam pengobatan tradisional cabai merah keriting (Capsicum annum L.), juga digunakan untuk pengobatan batuk, sakit gigi, radang tenggorokan, parasite, rematik, dan juga digunakan sebagai antiseptik, kontrairitasi, nafsumakan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengetahuan masyarakat terhadap etnobotani tanaman cabai merah keriting (Capsicum annum L.) di Desa Waiwuring, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur. Metode Yang digunakan adalah metode wawancara pengetahuan tradisional masyarakat desa Waiwuring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cabai merah keriting (Capsicum annum L.) dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Beberapa cara pengolahan sebagai obat diantaranya diambil beberapa helai daun cabai merah keriting, dicuci, dihaluskan dan kemudian ditempelkan pada bagian yang terkena bisul. Sedangkan untuk pengobatan sakit gigi dengan cara diambil biji cabai merah keriting, kemudian dibakar, lalu di uapkan menggunakan bambu yang berukuran sangat kecil. Setelah itu, asap cabai yang berada di dalam bambu di tiup dan di saring menggunakankapas, kemudian dari kapas tersebut di simpan dibagian gigi yang sakit (berlubang).
Molecular Interaction Analysis of Homodihydrocapsaicin as COX-2 Inhibitor Lele, Maria Nona Elci; Ahmad, Nurul Imaniyah; Bare, Yohanes
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i2.63

Abstract

Pemanfaatan Capsicum frutescens L sebagai terapi berbagai penyakit  salah satunya inflamasi di dalam tubuh, menjadi fokus saat ini dikarenakan mengandung senyawa bersifat farmakologis seperti homodihydrocapsaicin. Senyawa yang diperoleh homodihydrocapsaicin didownload SMILES dari aplikasi PubChem dengan (CID: 3084336) diunduh dari database PubChem, Protein COX-2 (ID 6cox) diunduh dari Protein Data Bank. Proses preparasi protein dan ligan,  docking, visualisasi maupun analisis mengadopsi penelitian sebelumnya. Tujuan penelitian menganalisis interaksi molekuler senyawa homodihydrocapsaicin sebagai Inhibitor COX-2. Interaksi senyawa homodihydrocapsaicin dan COX-2 membentuk beberapa ikatan residu asam amino yang membentuk ikatan hidrofobik, ikatan hydrogen, dan gaya van der Waals. Energi ikatan yang terbentuk adalah -284.86 cal/mol, sehingga senyawa   homodihydrocapsaicin sebagai terapi inflamasi dengan menghambat mediator inflamasi (COX-2). Capsicum frutescens L. dapat dimanfaatkan sebagai terapi inflamasi didalam tubuh.