Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KOMPETENSI PEGAWAI (STUDI PADA PDAM TIRTA INTAN KABUPATEN GARUT) Satriandi, Addy
PRISMAKOM Vol 18 No 1 (2021): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v18i1.108

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kompetensi pegawai pada PDAM Tirta Intan KabupatenGarut. Hal ini dapat dilihat dari data sekunder di lapangan yaitu terdapat ketidaktelitian pegawai dalam bekerjasehingga masih terdapat berkas pekerjaan yang menumpuk; kerja sama pegawai yang belum terbina sehinggasering terjadi kesalahpahaman dalam bekerja; masih terdapat pegawai yang kurang percaya diri dalam bekerjayang mengakibatkan pekerjaan terlambat diselesaikan. Berdasarkan analisis data yang diperoleh denganmenggunakan aplikasi SPSS versi 21 bahwa keterangan instrumen penelitian dinyatakan valid dan relibelkarena memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,442 dan rtabel sebesar 0,240. Sesuai dengan perhitungan,diperoleh hasil r = 0,442 yaitu interpretasi antara 0,40 – 0,599 yang menunjukkan adanya hubungan yangsearah (positif) dan berkorelasi sedang, sehingga dapat dikatakan bahwa motivasi kerja dengan kompetensipegawai memiliki hubungan yang sedang. Sedangkan perhitungan koefisien determinasi (KD) yang diperolehsebesar 19,53%, artinya motivasi kerja memiliki pengaruh terhadap kompetensi pegawai PDAM Tirta IntanKabupaten Garut sebesar 19,53%
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN STUDI PADA PASIEN POLI GIGI PUSKESMAS CIPANAS GARUT Satriandi, Addy
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.114

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidakpuasan pasien di UPT Puskesmas Cipanas Garut yang disebabkan oleh tingkat kualitas pelayanan yang dirasakan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal ini dapat dilihat dari data di lapangan yaitu pelayanan yang masih belum sesuai dengan harapan pasien, contohnya petugas Puskesmas Cipanas Garut yang kurang ramah terhadap pasien, Pelayanan yang masih belum sesuai dengan keinginan pasien, contohnya pada bagian pendaftaran ditutup dengan alasan pasien yang berobat sudah banyak dan melebihi target, waktu pelayanan masih belum efisien dan belum sesuai dengan harapan pasien, contohnya keterlambatan dalam melayani pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kualitas pelayanan memiliki pengaruh dengan kepuasan pasien. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Poli Gigi UPT Puskesmas Cipanas Garut. Dari data yang ada diketahui jumlah pasien pengguna BPJS yang berobat ke Dokter Gigi di Puskesmas Cipanas Garut berjumlah 16 orang pasien baru dan 155 orang pasien lama. Jadi keseluruhan jumlah pasien pengguna BPJS yang berobat ke Dokter Umum di Puskesmas Cipanas Garut adalah 171 orang pasien. Adapun untuk teknik sampling yang digunakan adalah teknik Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Proportionate Stratiified Random Sampling berdasarkan perhitungan rumus Slovin. teknik ini digunakan bila populasi mempunyai anggota/unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proporsional, maka jumlah sampel dalam penelitian ini menjadi 63 orang responden. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan deskriptif dengan pendekatan survey. Hasil pengujian dan analisis statistik dengan menggunakan korelasi rank spearman, terdapat pengaruh yang kuat antara penerapan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien pada UPT Puskesmas Cipanas Garut. Hal tersebut ditunjukan oleh nilai koefisien korelasi spearman (r) sebesar 0,670, dan kualitas pelayanan yang diberikan memberikan kontribusi sebewsar 44,5%. Sedangkan sisanya sebesar 55,5% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti. Sehingga dari hasil pengujian hipotesis dengan thitung ≥ ttabel = 7,392 ≥ 1,2939 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh secara positif terhadap Kepuasan pasien pada pasien Poli Gigi UPT Puskesmas Cipanas Garut
PENGARUH LOKASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN (STUDI KASUS PADA MINUTA KOPI) Satriandi, Addy
PRISMAKOM Vol 22 No 1 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i2.122

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan keputusan pembelian konsumen yang diduga disebabkan oleh lokasi yang kurang strategis dan sulit di akses oleh konsumen. Berdasarkan data yang diperoleh dapat dilihat bahwa Minuta Kopi menargetkan minimal 550 gelas minuman yang terjual per bulan. Di tahun 2021 dan 2022 penjualan Minuta Kopi mengalami penurunan, dari sisi penjualan minuman yang terlihat dari selisih antara target penjualan dengan jumlah penjualan minuman di Minuta Kopi. Berdasarkan wawancara pendahuluan dengan pemilik Minuta Kopi, yang menjadikan penjualan menurun karena konusmen memutuskan untuk tidak membeli produk Minuta Kopi pada dua tahun terakhir diantaranya: konsumen kurang mengetahui produk-produk Minuta Kopi karena Minuta Kopi sendiri jarang memasang iklan di media-media sosial untuk dapat menarik minat konsumen; sebagian besar konsumen membeli produk berdasarkan merek yang mereka ketahui dan kenali, sedangkan merek Minuta Kopi tidak terlalu familiar di benak konsumen sehingga keputusan membeli produk Minuta Kopi pun menurun; Keengganan konsumen untuk merekomendasikan produk Minuta Kopi kepada konsumen lainnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif asosiatif, dimana penulis hanya meninjau masalah yang terjadi dalam satu perusahaan dan tidak membandingkan dengan perusahaan lain. Yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Minuta Kopi. Karena jumlah populasi dalam penelitian ini tersebar luas sehingga sulit untuk diketahui maka dilakukan pengambilan sampel untuk penelitian ini yaitu konsumen dari berbagai latar belakang yang berbeda. Untuk memudahkan pengambilan dan pengolahan data, maka jumlah sampel dalam penelitian ini dibulatkan menjadi 68 orang responden mengingat jumlah konsumen yang tentunya sangatlah banyak. Adapun untuk teknik sampling yang digunakan adalah teknik probability sampling dengan cara simple random sampling. Dari hasil perhitungan koefisien korelasi Rank Spearman didapat hasil sebesar 0,750. Koefisien korelasi tersebut berada pada interval yang “Kuat” karena terletak pada interval 0,600 – 0,799 sehingga dapat ditafsirkan bahwa pengaruh antara variabel X (Lokasi) terhadap Y (Keputusan Pembelian) mempunyai pengaruh Kuat. Untuk perhitungan koefisien determinasi, dapat dikatakan bahwa besarnya kontribusi lokasi terhadap keputusan pembelian pada Minuta Kopi adalah sebesar 56,25% dan sisanya 43,75% di pengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak di teliti.