Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG STUNTING DI PUSKESMAS MEGANG Sari, Novia; Qoiriyah, Siti; Ayu Mustika Handayani
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v15i1.377

Abstract

Stunting in toddlers in developing countries can be caused by genetic factors and environmental factors that are inadequate for child growth and development. Risk factors for stunting are nutritional status, environmental cleanliness, complementary foods, exclusive breastfeeding, birth weight, parental education, parental income, diarrheal infectious diseases and feeding patterns. Pregnant women's knowledge about stunting is the most basic thing as an effort to prevent stunting, because pregnancy is the golden period of 1000 HPK. The purpose of this study was to determine the effect of animated video media on pregnant women's knowledge about stunting at the Megan Health Center. This study is a pre-experimental study using the one group pretest posttest design research method. The study was conducted from July 2024 to December 2024. Sampling using a simple random sampling method so that 43 pregnant women were obtained. The analysis of this study was carried out using univariate and bivariate analysis using the paired t-test. The results of the study showed that the average knowledge of pregnant women before health education using animated video media was 7.40. then after the intervention the average knowledge of mothers was 12.67. There is an influence of animated video media on pregnant women's knowledge about stunting with a p-value <0.001. Health education using animated video media can be used as a health promotion media in increasing pregnant women's knowledge about stunting so it needs to be optimized in its implementation.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEGANG, KOTA LUBUKLINGGAU Mariance Sari, Sherli; Mustika Handayani, Ayu; Sari, Novia; Qoiriyah, Siti; Mustikasari Kurnia, Rini
Journal of Fundus Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Fundus
Publisher : STIKES Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/fundus.v6i1.621

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat. Insiden PTM pada wanita hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk demografis, gaya hidup, dan kondisi kesehatan sebelumnya. Tujuan: Mengetahui faktor–faktor yang berhubungan dengan kejadian PTM pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Megang tahun 2025. Metode: Menggunakan desain observasional analitik yang melibatkan 40 ibu hamil. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan penelusuran rekam medis. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat dengan uji chi-square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30,0% ibu hamil mengalami PTM. Faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian PTM meliputi usia ≥35 tahun (OR=4,20), IMT sebelum hamil ≥25 kg/m² (OR=3,89), riwayat keluarga (OR=3,60), aktivitas fisik kurang (OR=3,18),konsumsi buah dan sayur kurang (O =4,50), paparan asap rokok pasif (OR=3,33), tingkat stres tinggi (OR=4,00), serta kunjungan ANC yang kurang (<4 kali) (OR=5,83) Sementara itu, paritas dan tingkat pendidikan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Kesimpulan: Kejadian PTM pada ibu hamil dipengaruhi oleh faktor biologis, perilaku, psikososial, dan pemanfaatan layanan kesehatan, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang komprehensif melalui optimalisasi pelayanan ANC, gaya hidup sehat dan pengelolaan stress.