Zulkifli, Alwi Ruhmin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN LEMBAGA KETAHANAN MASYARAKAT DESA (LKMD) DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN SARANA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN (STUDI KASUS DI DESA KALUKU, KEC. BATANG KAB. JENEPONTO) Zulkifli, Alwi Ruhmin; Alimuddin, alimudiin
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPelaksanaan pembangunan Desa di Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesungguhnya sudah dilaksananakan sejak tahun 1956. Selain itu pembangunan desa pada mulanya mempergunakan istilah pembangunan masyarakat (community development). Dimana usaha peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya ditentukan oleh swakarsa dan swadaya masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu peningkatan swadaya masyarakat Penelitian ini dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah data yang di peroleh dari informan lapangan untuk menemukan berbagai fakta atau fenomena sosial, berupaya melakukan teorisasi berdasarkan apa yang diamati. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Kaluku Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto. Lokasi ini dipilih karena memiliki semua aspek pendukung agar dapat berjalan dengan baik, Lembaga Ketahanan Masyarakat selaku lembaga yang menaungi desa yang bertugas mendorong, menggerakkan swadaya gotong-royong masyarakat dalam pembangunan desa dan membantu desa dalam rangka usaha peningkatan pendapatan masyarakat desa, serta peningkatan usaha-usaha ekonomi desa sesuai peraturan kemendagri tahun 2018 dalam pasal 5 tentang tugas LKMD yang seharusnya dijalankan sebagai mana mestinya. Tapi, nyatanya LKMD selaku lembaga yang menampung aspirasi masyarakat, meningkatkan swadaya gotong royong, dan meningkatkan perekonomian masyarakat dalam hal pembangunan desa tidak terlalu berperam dalam hal pembangunan disana sebab jika dilihat realita yang terjadi masyarakat Desa Kaluku.Kata Kunci: Peran, Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD), Pembangunan DesaAbstractThe implementation of village development in Indonesia as an effort to improve the welfare of the community, has actually been carried out since 1956. In addition, village development initially used the term community development. Where efforts to improve the standard of living and welfare of the community are ultimately determined by the self-help and self-help community itself. Therefore an increase in community self-help This research was conducted to collect a number of data obtained from field informants to find various facts or social phenomena, trying to do theorization based on what was observed. The location of the study was conducted in Kaluku Village, Batang District, Jeneponto Regency. This location was chosen because it has all the supporting aspects so that it can run well, the Community Resilience Institute as an institution that houses the village in charge of encouraging, mobilizing community self-help in village development and assisting the village in an effort to increase the income of rural communities, as well as increasing business village economic efforts in accordance with MOHA regulations 2018 in article 5 on LKMD tasks which should be carried out as they should. But, in fact LKMD as an institution that accommodates the aspirations of the community, increases mutual self-help, and improves the community's economy in terms of village development is not too competitive in terms of development there because if seen the reality of the people of Kaluku Village. Keywords: Role, Village Community Resilience Institute (LKMD), Village Development