Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Desain Aplikasi Mobile Gamifikasi untuk Pramuka dengan Metode UI/UX Putra Prakasa, S.T., M.Kom., Fedelis Brian
Jurnal Buana Informatika Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v12i1.4424

Abstract

Abstract. The number of Scout members has decreased due to being outdone by other extracurriculars. In addition, given the current pandemic conditions, scouting activities are hampered. This study aims to create an attractive and online Scout mobile application prototype. This research method applies gamification so that scouting activities especially in schools, become more enjoyable and more attractive to students. Apart from gamification, this research also uses UI / UX methods such as usability testing, A / B testing, and User Experience Questionnaires (UEQ). This method is used so that the results of the prototype design can be easily used and understood by the user. The results of this study indicate that the gamification application in this prototype was successful. In addition, the design results that have been tested with the UI / UX method get a mean value of 2.04 and are included in the excellent criteria. Looking at the results of the research, it can be said that gamification makes scouting activities more interesting. Furthermore, the design concept of this application can help scouting activities online.Keywords: Gamification, Scout, UI/UX.Abstrak. Jumlah anggota pramuka mengalami penurunan dikarenakan kalah bersaing dengan ekstrakurikuler lainnya. Selain itu, mengingat kondisi pandemi saat ini, kegiatan pramuka menjadi terhambat. Penelitian ini bertujuan untuk membuat purwarupa aplikasi mobile pramuka secara daring dan menarik. Penelitian ini menerapkan gamifikasi agar kegiatan pramuka khususnya di sekolah menjadi lebih menarik minat siswa dan lebih menyenangkan. Selain gamifikasi, penelitian ini juga menggunakan metode UI/UX seperti usability testing, A/B testing dan User Experience Questionaire (UEQ). Metode ini digunakan agar hasil desain purwarupa dapat mudah digunakan dan dimengerti oleh pengguna. Penelitian ini menunjukan penerapan gamifikasi di purwarupa ini berhasil. Selain itu, hasil desain yang telah diuji dengan metode UI/UX mendapatkan nilai rerata 2,04 yang termasuk ke dalam kriteria unggul. Berdasar dari hasil penelitian, dapat dikatakan penggunaan gamifikasi membuat kegiatan pramuka lebih menarik. Selain itu, konsep desain aplikasi ini dapat membantu kegiatan pramuka secara daring.Kata Kunci: Gamifikasi, pramuka, UI/UX.
Desa Karangsari dengan Potensi Perkembangannya Putra Prakasa, S.T., M.Kom., Fedelis Brian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i2.4461

Abstract

Desa Karangsari yang berlokasi di kecamatan Semin, Gunungkidul yang memiliki penduduk sebesar 5.456 jiwa. Hasilnya meliputi mengembangkan potensi desa di sektor pariwisata yaitu keberadaan goa dan air terjun yang tentu akan menarik perhatian para turis lokal maupun manca negara, yang kedua melestarikan budaya Desa Karangsari yang merupakan tarian khas desa tersebut yang bernama tari tayub dengan memanfaatkan kemajuan zaman dari segi teknologi informasi media sosial, misalnya YouTube, yang ketiga mengembangkan potensi desa di sektor peternakan yang dimana Desa Karangsari merupakan bagian desa dari kecamatan Semin yang memiliki populasi ternak besar di Kecamatan Semin terbilang besar bila dibandingkan dengan kecamatan lainnya di kabupaten Gunungkidul,  hal ini ditandai dengan pada tahun 2018, populasi ternak mencapai sebanyak 13.254 ekor. Selanjutnya yang keempat mengembangkan potensi desa di sektor pertanian yang dimana mayoritas matapencaharian warga Desa Karangsari adalah petani hal ini didukung dengan Pertanian pada tahun 2018 di Kecamatan Semin mengalami perkembangan yang berarti. Pada tahun itu, Kecamatan Semin tidak mengalami puso sehingga luas panen lahan padi sawah pada tahun 2018 mencapai 3.858,4 hektare dan mayoritas sawah daerah Desa Karangsari adalah sawah tadah hujan, warga Desa Karangsari memiliki potensi panen pertanian yang tinggi, terutama di masa penghujan yang panjang.
Efektivitas Penggunaan Teknologi Komunikasi Terhadap Perkembangan Wisata Desa Candirejo Putra Prakasa, S.T., M.Kom., Fedelis Brian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.054 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i1.4467

Abstract

Desa Candirejo merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kecamatan Semin, kabupaten Gunung Kidul dengan luas sebesar 11,12 Km2. Desa Candirejo memiliki jumlah penduduk sebanyak 7.986 jiwa yang terdiri dari 4.010 jiwa laki-laki dan 3.976 jiwa perempuan. Salah satu potensi yang dimiliki desa Candirejo dibidang pertanian dan wisata, baik potensi wisata alam, budaya, maupun agro. Hal inilah yang menjadi modal dan kekuatan bagi penduduk desa Candirejo untuk mengembangkannya. Melalui program pengabdian, Universitas Atma Jaya Yogyakarta dihasilkan suatu program kerja terhadap perkembangan wisata dengan penggunaan teknologi komunikasi penduduk desa Candirejo. Jenis penelitian yang digunakan adalah riset dokumentasi. Tim dapat mencari segala bentuk data yang tersimpan dalam bentuk arsip foto, surat, hasil rapat, cinderamata, jurnal kegiatan, dan sebagainya. Berdasarkan data yang didapatkan, kemudian dianalisis dan akhirnya akan ditarik sebuah kesimpulan secara metode berpikir induktif. Kesimpulan dari program pengabdian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan membantu warga desa Candirejo untuk dapat mengembangkan wisata disana.
Desa Karangsari dengan Potensi Perkembangannya Putra Prakasa, S.T., M.Kom., Fedelis Brian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i2.4461

Abstract

Desa Karangsari yang berlokasi di kecamatan Semin, Gunungkidul yang memiliki penduduk sebesar 5.456 jiwa. Hasilnya meliputi mengembangkan potensi desa di sektor pariwisata yaitu keberadaan goa dan air terjun yang tentu akan menarik perhatian para turis lokal maupun manca negara, yang kedua melestarikan budaya Desa Karangsari yang merupakan tarian khas desa tersebut yang bernama tari tayub dengan memanfaatkan kemajuan zaman dari segi teknologi informasi media sosial, misalnya YouTube, yang ketiga mengembangkan potensi desa di sektor peternakan yang dimana Desa Karangsari merupakan bagian desa dari kecamatan Semin yang memiliki populasi ternak besar di Kecamatan Semin terbilang besar bila dibandingkan dengan kecamatan lainnya di kabupaten Gunungkidul,  hal ini ditandai dengan pada tahun 2018, populasi ternak mencapai sebanyak 13.254 ekor. Selanjutnya yang keempat mengembangkan potensi desa di sektor pertanian yang dimana mayoritas matapencaharian warga Desa Karangsari adalah petani hal ini didukung dengan Pertanian pada tahun 2018 di Kecamatan Semin mengalami perkembangan yang berarti. Pada tahun itu, Kecamatan Semin tidak mengalami puso sehingga luas panen lahan padi sawah pada tahun 2018 mencapai 3.858,4 hektare dan mayoritas sawah daerah Desa Karangsari adalah sawah tadah hujan, warga Desa Karangsari memiliki potensi panen pertanian yang tinggi, terutama di masa penghujan yang panjang.
Efektivitas Penggunaan Teknologi Komunikasi Terhadap Perkembangan Wisata Desa Candirejo Putra Prakasa, S.T., M.Kom., Fedelis Brian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.4467

Abstract

Desa Candirejo merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kecamatan Semin, kabupaten Gunung Kidul dengan luas sebesar 11,12 Km2. Desa Candirejo memiliki jumlah penduduk sebanyak 7.986 jiwa yang terdiri dari 4.010 jiwa laki-laki dan 3.976 jiwa perempuan. Salah satu potensi yang dimiliki desa Candirejo dibidang pertanian dan wisata, baik potensi wisata alam, budaya, maupun agro. Hal inilah yang menjadi modal dan kekuatan bagi penduduk desa Candirejo untuk mengembangkannya. Melalui program pengabdian, Universitas Atma Jaya Yogyakarta dihasilkan suatu program kerja terhadap perkembangan wisata dengan penggunaan teknologi komunikasi penduduk desa Candirejo. Jenis penelitian yang digunakan adalah riset dokumentasi. Tim dapat mencari segala bentuk data yang tersimpan dalam bentuk arsip foto, surat, hasil rapat, cinderamata, jurnal kegiatan, dan sebagainya. Berdasarkan data yang didapatkan, kemudian dianalisis dan akhirnya akan ditarik sebuah kesimpulan secara metode berpikir induktif. Kesimpulan dari program pengabdian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan membantu warga desa Candirejo untuk dapat mengembangkan wisata disana.