Pudjasworo, Bambang
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ki Wiryah Sastrowiryono dalam Dunia Karawitan Jawa: Guru, Pengrawit, dan Pencipta Gendhing Pudjasworo, Bambang
Resital: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 19, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/resital.v19i2.4922

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengungkap sisi-sisi kehidupan Ki Wiryah Sastrowiryono sebagai salah seorang empu karawitan Jawa yang sepanjang hidupnya telah mengabdikan diri dalam dunia karawitan Jawa, baik sebagai pendidik di SMKI (KONRI) Yogyakarta, ISI Yogyakarta, Taman Kesenian Taman Siswa, Pamulangan Beksa Ngayogyakarta, dan Yayasan Gambirsawit Yogyakarta. Ia berperan sebagai pengrawit, maupun sebagai pencipta gendhing untuk sajian karawitan dan iringan tari. Dedikasinya sebagai seorang pendidik karawitan Jawa antara lain tampak dalam kegiatannya sebagai staf pengajar di materi pelajaran karawitan yang dituangkan ke dalam buku-buku ajar karawitan Jawa yang ditulis tahun enampuluhan sampai delapan puluhan. Tulisannya banyak diterbitkan oleh Majelis Luhur Taman Siswa dan SMKI (KONRI) Yogyakarta. Buku-buku karya Ki Wiryah Sastrowiryono ini telah banyak digunakan sebagai buku pegangan bagi para guru dan siswa/mahasiswa yang mempelajari karawitan Jawa Gaya Yogyakarta.ABSTRACTKi Wiryah Sastrowiryono in the Field of Javanese Karawitan: A Teacher, Player, and Gendhing Composer. This paper aims to reveal the aspects of Ki Wiryah Sastrowiryono’s life as one of the Javanese gamelan masters who throughout his life devoted himself to Javanese gamelan, both as an educator at the Indonesian Karawitan High School Yogyakarta SMKI (KONRI), ISI Yogyakarta, Taman Siswa Arts Community, Pamulangan Beksa Ngayogyakarta, and Yogyakarta Gambirsawit Foundation. He had some essential roles as a gamelan player (pengrawit), as well as a composer of pieces for musical offerings and dance accompaniment. His dedication as a Javanese gamelan educator can be seen, among other things, in his activities as a teaching staff for musical lessons which were translated into Javanese musical textbooks written in the sixties to the eighties. His writings had mostly been published by the Taman Siswa Luhur Council and the Yogyakarta SMKI (KONRI). These books by Ki Wiryah Sastrowiryono have been widely used as handbooks for teachers and students studying Javanese gamelan of Yogyakarta style.Keywords: Wiryah; Sastrowiryono; gendhingÂ