Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pencatatan Akuntansi Transaksi Pembiayaan Murabahah Lubis, Ali Topan; Zaki, Muhammad
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 4 No. 1 (2022): (Maret 2022)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v4i1.417

Abstract

Dalam pembiayaan murabahah diperlukan adanya perlakuan akuntansi, perlakuan akuntansi merupakan sistem akuntansi untuk melihat bagaimana proses pencatatan terhadap produk pembiayaan yang memakai sistem jual beli dari pihak-pihak yang terkait menjadi sistem akuntansi yang dipakai lembaga keuangan syariah. Sedangkan manfaat dari perlakuan akuntansi akan berdampak pada laporan keuangan syariah yang disajikan sesuai dengan PSAK No. 101. Namun kenyataannya perlakuan akuntansi pembiayaan murabahah belum di imbangi dengan perlakuan akuntansi yang baik, buktinya masih banyak entitas atau bank syariah yang masih melanggar ketentuan yang ada di PSAK No 102. Metodologi yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif di mana penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori ini juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Ketentuan tentang akuntansi mudharabah diatur dalam PSAK 105 tahun 2007 tentang akuntansi mudharabah. Standar ini mengatur pengakuan dan pengukuran transaksi baik dari pemilik dana maupun pengelola dana. Adapun yang diukur mengenai dana mudharabah yang disalurkan, jenis investasi kas maupun non kas, penurunan nilai invenstasi sebelum usaha di mulai, dana penghasilan usaha, kerugian akibat kelalaian, penyertaan dana pengelolaan dan bagi hasil.
Penerapan Sistem Akuntansi Syariah Berbasis Enterprise Resource Planning pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah Lubis, Ali Topan; Rukiah NST
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol. 26 No. 2 (2025): JAP
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v26i2.18530

Abstract

The research looks into how to create a clear plan for using the Sharia Accounting System (SAS) together with Enterprise Resource Planning (ERP) in Sharia Microfinance Institutions (LKMS) in Indonesia. The goal is to improve long-term performance and make sure the system follows Sharia principles. The study uses a detailed review of existing literature from Islamic accounting, computerized accounting systems, and how ERP systems are used in small businesses. The results show that ERP systems have a lot of potential to help with connecting different processes and providing up-to-date information, which is important for following Sharia rules. But for ERP to work well, it needs to fit well with the tasks it handles (Task Technology Fit) and have strong support from management. The ERP system should be built specifically to meet Sharia accounting standards, including how to report Zakat and Waqf, and should support the main goals of Sharia, like fairness and justice. This study provides a useful guide that connects the need for Sharia compliance with the complexity of ERP systems, helping LKMS and system developers focus on features that support Sharia audits, Zakat/Waqf reporting, and proper internal controls for better long-term performance.