Saham merupakan hal yang masih sangat menarik dibahas dalam dunia investasi. Investasi dalam bentuk saham sangat dihadapkan dengan resiko yang tinggi. Hal ini disebabkan harga saham bersifat fluktuatif dan stokastik. Sehingga bagi suatu perusahaan harus memiki dasar pengambilan keputusan yang tepat dan akurat agar bisa meminimalisir kerugian dalam berinvestasi. Analisis deret waktu merupakan analisis yang biasa digunakan untuk memodelkan data deret waktu. Analisis ini dapat digunakan untuk meramalkan harga saham kedepannya dengan menggunakan data sebelumnya. Model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) adalah salah satu model deret waktu yang dapat digunakan untuk memodelkan harga saham. Persamaan pada model ARIMA yang diperoleh akan membantu meramalkan harga saham periode selanjutnya. Pada penelitian ini digunakan data harga saham penutupan pada PT. Polychem Tbk. dengan periode harian. Data harga saham yang ada diolah dengan menggunakan program eviews. Melalui program eviews dikaji nilai AIC, SIC, dan HQC minimum untuk memilih model terbaik. Model ARIMA(1,1,0) menjadi model terbaik dalam meramalkan harga saham PT. Polychem Indonesia TbkAbstractThe stocks are very interesting matters discussed in the investment world. Investment in the form of shares is very faced by high risk. This is due to fluctuating and stochastic stock prices. So to minimize losses in investment, a company must have appropriate and accurate decision-making standards. Time series analysis is an analysis commonly used to model time series data. This analysis can be used to forecast future stock prices by using previous data. The Integrated Moving Average Autoregressive Model (ARIMA) is a time series model that can be used to model stock prices. Equations obtained in the ARIMA model will help predict future stock prices. The data used in this study is the closing stock price data at PT. Polychem Tbk. in daily periods. Existing stock price data is processed using the eviews program. Through the eviews program, the minimum AIC, SIC, and HQC values are examined to choose the best model. ARIMA model (1,1,0) is the best model in predicting the stock price of PT. Polychem Indonesia Tbk.