Medina, Soraya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomena Kesadaran Remaja Terhadap Digital Detox untuk Meningkatkan Keseimbangan Hidup di Kota Bandung Medina, Soraya; Mesra, Romi
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 2 No. 1 (2024): (NOVEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/2pv4xd29

Abstract

Digital detox adalah proses menghentikan atau mengurangi perangkat seperti ponsel, laptop, komputer dan media sosial lainnya untuk meningkatkan hubungan sosial di dunia nyata, tanpa adanya layar, atau interaksi langsung dengan orang lain. Dunia saat ini, termasuk di Bandung, Seakan tidak lepas dari teknologi media sosial, penggunaan teknologi oleh masyarakat menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih. Dulu saat belum ada teknologi komunikasi memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya, kini dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi segalanya menjadi sangat cepat seakan tanpa adanya jarak. Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang menjadikan sesuatu dapat diselesaikan secara praktis dan efisien. Jika seseorang tidak mendetox digital kemungkinan lebih cepat mengalami stres dan tidur tidak teratur. Tujuan Literatur review ini bertujuan untuk membahas Penelitian mengetahui bagaimana digital detox di kalangan Generasi Remaja di Bandung meningkatkan kesadaran penuh dan mengurangi stres. Metode penelitian, studi literatur dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang terdapat dari Google scholar,artikel dan rujukan ukuran dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil dari beberapa artikel penelitian dan rujukan buku yang telah di dapat mengemukakan bahwa adanya digital detox seseorang bisa terhindar dari kecanduan digital. Jika tidak adanya upaya untuk segera melakukan detox maka cenderung akan melakukan banyak penyimpangan dan bisa mengancam kesehatan mental.