Anggoro, Guardian Tri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), BEBAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO), PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI, BI RATE, DAN JIBOR TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA), CASH RATIO (CR), DAN NON PERFORMING LOAN (NPL) PADA 10 BANK DOMESTIK INDONESIA YANG MELAKUKAN MERGER DENGAN PERUSAHAAN ASING PERIODE TAHUN 2010-2020 Anggoro, Guardian Tri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merger yang dilakukan oleh bank merupakan salah satu strategi yang dilakukan bank untuk meningkatkan kinerja serta memperkuat bank dalam persaingan domestik di industri perbankan. Kinerja bank sendiri diperngaruhi oleh perubahan dari kondisi internal yang dapat mencakup pada permodalan dan efisiensi operasional bank serta perubahan dari kondisi eksternal bisa diakibatkan oleh perubahan makroekonomi. Pada tahun 2010-2020 kondisi profitabilitas yang dilihat melalui Return On Asset (ROA), dan kondisi likuiditas yang dilihat melalui Cash Ratio (CR). Ditambah risiko kredit macet yang dilihat melalui Non Performing Loan (NPL) meningkat. Hal ini mengindikasi bahwa bank yang melakukan merger mengalami penurunan kinerja dalam meningkatkan profitabilitas, menjaga likuiditas, dan memimalisir risiko kredit. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan internal bank (CAR dan BOPO) dan perubahan makroekonomi (PDB, inflasi, BI Rate, dan JIBOR) terhadap Return On Asset (ROA), Cash Ratio (CR), dan Non Performing Loan (NPL) pada 10 bank domestik yang melakukan merger dengan perusahaan asing. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode regresi data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), dan Cash Ratio (CR). Produk Dometik Bruto (PDB) berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), Cash Ratio (CR), dan Non Performing Loan (NPL). BI Rate berpengaruh terhadap Non Performing Loan (NPL). JIBOR berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), dan Non Performing Loan (NPL). Sedangkan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan inflasi tidak berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), Cash Ratio (CR), dan Non Performing Loan (NPL).Kata kunci: Merger bank, Return On Asset (ROA), Cash Ratio (CR), Non Performing Loan (NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR), Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, BI Rate, JIBOR
ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), BEBAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO), PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI, BI RATE, DAN JIBOR TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA), CASH RATIO (CR), DAN NON PERFORMING LOAN (NPL) PADA 10 BANK DOMESTIK INDONESIA YANG MELAKUKAN MERGER DENGAN PERUSAHAAN ASING PERIODE TAHUN 2010-2020 Anggoro, Guardian Tri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 9 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merger yang dilakukan oleh bank merupakan salah satu strategi yang dilakukan bank untuk meningkatkan kinerja serta memperkuat bank dalam persaingan domestik di industri perbankan. Kinerja bank sendiri diperngaruhi oleh perubahan dari kondisi internal yang dapat mencakup pada permodalan dan efisiensi operasional bank serta perubahan dari kondisi eksternal bisa diakibatkan oleh perubahan makroekonomi. Pada tahun 2010-2020 kondisi profitabilitas yang dilihat melalui Return On Asset (ROA), dan kondisi likuiditas yang dilihat melalui Cash Ratio (CR). Ditambah risiko kredit macet yang dilihat melalui Non Performing Loan (NPL) meningkat. Hal ini mengindikasi bahwa bank yang melakukan merger mengalami penurunan kinerja dalam meningkatkan profitabilitas, menjaga likuiditas, dan memimalisir risiko kredit. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan internal bank (CAR dan BOPO) dan perubahan makroekonomi (PDB, inflasi, BI Rate, dan JIBOR) terhadap Return On Asset (ROA), Cash Ratio (CR), dan Non Performing Loan (NPL) pada 10 bank domestik yang melakukan merger dengan perusahaan asing. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode regresi data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), dan Cash Ratio (CR). Produk Dometik Bruto (PDB) berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), Cash Ratio (CR), dan Non Performing Loan (NPL). BI Rate berpengaruh terhadap Non Performing Loan (NPL). JIBOR berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), dan Non Performing Loan (NPL). Sedangkan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan inflasi tidak berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), Cash Ratio (CR), dan Non Performing Loan (NPL).Kata kunci: Merger bank, Return On Asset (ROA), Cash Ratio (CR), Non Performing Loan (NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR), Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, BI Rate, JIBOR