Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komposisi Kimia Penyusun Minyak Atsiri Daun Insulin (Tithonia diversifolia (Hamsley) A.Gray) dari Kalimantan Selatan Fauzi'ah, Lina; Hajati, Siti Nadiya
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v3i2p32-37

Abstract

Daun Insulin (Tithonia diversifolia) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang digunakan masyarakat Kalimantan Selatan untuk mengatasi glikemia. Analisis komposisi Kimia penyusun minyak atsiri dari daun Insulin yang berasal dari Kalimantan Selatan belum dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan komponen kimia penyusun minyak atsiri Daun Insulin (T. diversifolia) untuk melengkapi data dasar daun Insulin yang diperoleh dari Kalimantan Selatan. Sampel daun Insulin diperoleh tumbuh liar dari Desa Hulu Pasar, Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan, Indonesia. Sebelum didistilasi, daun dikeringanginkan kemudian dikeringkan dengan oven pada suhu 50 ᵒC selama 30 menit. Metode distilasi rebus digunakan untuk mendapatkan minyak atsiri daun Insulin. Sampel didistilasi selama 48 jam sehingga diperoleh minyak bening berwarna kekuningan dengan rendemen minyak 0,02% (b/b). Minyak hasil distilasi selanjutnya dianalisis dengan Kromatografi Gas-Spektra Masa (KG-SM). Hasil kromatogram minyak atsiri daun Insulin menunjukkan adanya 6 puncak yang teridentifikasi melalui spektra massa merupakan senyawa limonen (32,14%), β pinen (24,88%), α pinen (21,73%), trans kariofilen (11,68%), bisiklogermakren (5,24%), dan β felandren (4,33%). Komponen kimia penyusun minyak atsiri daun Insulin termasuk dalam golongan monoterpena dan seskuiterpena hidrokarbon.
ADSORPSI ION LOGAM CR(III) MENGGUNAKAN LIMBAH AMPAS KELAPA TERIMOBILISASI SILIKA DENGAN BANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK Hajati, Siti Nadiya
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i1.11187

Abstract

Telah dilakukan penelitian adsorpsi ion logam Cr(III) menggunakan ekstrak ampas kelapa dan ekstrak ampas kelapa terimobilisasi silika dengan bantuan gelombang ultrasonik. Ampas kelapa tersebut merupakan limbah dari Pasa Amuntai, Kalimantan Selatan. Penelitian ini diawali dengan karakterisasi ampas kelapa menggunakan FTIR, SEM-EDX, dan XRD. Proses adsorpsi ion logam Cr(III) dilakukan dengan menambahkan adsorben ke dalam larutan logam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH optimum untuk AK tercapai pada pH 4 sedangkan AKIS pada pH 5. Waktu kontak optimum diperoleh untuk masing-masing adsorben pada menit ke-60 dengan massa adsorben 0,7 g untuk AK dan 0,3 g untuk AKIS. Kinetika adsorpsi mengikuti kinetika pseudo orde dua dan isoterm adsorpsi mengikuti isoterm Langmuir. Kapasitas adsorpsi maksimum adsorben untuk AK dan AKIS masing-masing sebesar 0,308 mg.g-1 dan 1,150 mg.g-1 pada kondisi adsorpsi optimum.