Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gaya Komunikasi Orang Tua dalam Membentuk Tingkah Laku Anak dalam Bersosialisasi Muhtaba, Raiqah Shafa; Gustini, Leili Kurnia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.16254

Abstract

Gaya Komunikasi orang tua merupakan cara orang tua mengkomunikasikan pesannya kepada anak dalam memberi pengertian untuk merubah perilaku anak. Orang tua memegang peran yang sangat penting dalam pembentukan tingkah laku sosial pada anak, karena Pendidikan sosial yang paling dekat yaitu didalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi orang tua dalam membentuk tingkah laku anak dalam bersosialisasi. Adapun metode penelitian yang penulis gunakan yaitu metode kualititaif dengan pendekatan fenomenologi, penulis ingin mengetahui perspektif atau pengalaman responden dari gaya komunikasi yang dilakukan saat membentuk tingkah laku anak dalam bersosialisasi. Responden pada penelitian ini yaitu orang tua yang memiliki anak yang masih di tingkat SD (Sekolah Dasar) dengan usia 7-12 tahun. Penulis melakukan pengumpulan data berupa wawancara secara langsung. Banyak anak yang tingkah laku sosialnya buruk dikarenakan kurang dekatnya hubungan anak tersebut dengan orang tua dan tidak terjalinnya komunikasi yang baik. Responden 1 (satu) dan responden 2 (dua) yang mengatakan dengan adanya keterbukaan antara orang tua dan anak akan menciptakan komunikasi yang baik juga sehingga membuat anak lebih dapat menerima apa yang dikatakan orang tua. Berbeda dengan responden 3 (tiga), yang mengatakan bertolak belakang dengan responden 1 (satu) dan responden 2 (dua), sang anak cenderung tidak akan memahami yang mereka katakan.
Representation of the Father’s Silent Treatment in the Film Dear Nathan: A Roland Barthes Semiotic Analysis Al Farizi, MUHAMMAD BUCKY; Gustini, Leili Kurnia
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 1 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i1.8435

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the representation of the father’s silent treatment in the film Dear Nathan, as well as to reveal the meanings constructed through this communication pattern. The research employs a qualitative method with a semiotic analysis approach. The analysis is based on the framework of denotation, connotation, and myth to interpret selected scenes that depict interactions between Nathan and his father. Data were collected through documentation techniques by repeatedly watching and observing relevant scenes, as well as identifying visual signs, verbal expressions, and cinematographic elements that represent silence as a form of communication. The analysis focuses on how these signs construct meaning within the narrative of the film. The results show that the father’s silent treatment is not merely an act of remaining silent or refusing to speak, but contains symbolic meanings such as emotional distance, authority, disappointment, and control within the family structure. At the level of myth, the film reflects and simultaneously reproduces an ideology that portrays the father as a firm figure with minimal emotional expression. This study concludes that film plays a role in constructing and naturalizing certain patterns of family communication while also opening space for critical reflection on their emotional impact. Keywords: film analysis, father figure, masculinity, representation, semiotics, silent treatment.