Masih terjadinya kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada pelajar terutama di kalangan pelajar SMA merupakan latar belakang penelitian ini terlaksana di wilayah hukum Polres Garut Berkaitan dengan hal tersebut menimbulkan dampak pada dinamika kehidupan masyarakat. Hal ini menimbulkan kesan belum terlihatnya peran Unit Dikyasa dalam melaksanakan kegiatan dikmas terutama melalui program Police Goes To School dalam mencegah terjadnya kecelakaan lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan peran Unit DIkyasa dalam melaksanakan dikmas lantas melalui program Police Goes To School, danmengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap pelaksanaan program Police Goes To School. Fokus penelitian adalah program Police Goes To School yang dilakukan oleh Unit Dikyasa Polres Garut. Data didapatkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Penelitian ini meggunkan konsep dikmas lantas, konsep unit Dikyasa, teori manajemen, dan teori peran. Penelitian ini menghasilkan temuan yaitu masih belum tepat sasarannya akan koordinasi antar pihak sekolah dengan Unit Dikyasa sehingga pelaksanaan dikmas lantas tidak berjalan semestinya dan juga masih adanya anggota Unit Dikyasa yang masih belum melaksanakan Dikbang Spes Dikmas Lantas sehingga mempengaruhi kualitas dari anggota dalam pelaksanaanya. Faktor-faktor yang mempengaruhi bersifat mendukung seperti sarana prasarana yang tersedia dalam kondisi baik. Terdapat faktor yang menghambat seperti kurangnya sumber daya manusia secara kualitas maupun kuantitas. Perlu adanya peningkatan sumber daya manusia secara kualitas maupun kuantitas, perlu juga dilkukannya dikmas tidak hanya dengan menargetkan pada para pelajar namun juga pada para orangtua pelajar, karena pernting peran keluarga dalam mendukung tercapainya tujuan dikamas dalam program Police Goes To School.