Salah satu inovasi teknologi yang dimanfaatkan oleh Polrestabes Bandung adalah penerapan Bandung Command Center. Fungsi utama dari Aplikasi Bandung Command Center ini adalah sistem yang memberikan informasi terjadinya tindak berbahaya di suatu lokasi tertentu. Pentingnya evaluasi mengenai implementasi Aplikasi Bandung Panic Button di Polrestabes Bandung untuk mengoptimalkan pemanfaatannya dalam pelayanan publik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis implementasi Bandung Command Center, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi dan menjelaskan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang diterapkan Polrestabes Bandung melalui Bandung Command Center. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan yang dilaksanakan di wilayah hukum Polrestabes Bandung Polda Jawa Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi dokumen. Data dianalisis dengan validasi data dan teknik triangulasi data. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa implementasi Bandung Command Center di Polrestabes Bandung dijalankan dalam bentuk layanan online melalui Aplikasi Bandung Panic Button. Faktor yang menghambat implementasi Aplikasi Bandung Panic Button berasal dari keengganan masyarakat yang ditunjukkan dengan tindakan uninstall aplikasi Aplikasi Bandung Panic Button di handphone mereka dan adanya masalah ketiadaan anggaran untuk operasional untuk digunakan dalam memberikan layanan darurat. Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang diterapkan Polrestabes Bandung melalui Bandung Command Center dengan cara melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder, melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap semua kinerja personel, menerapkan sistem reward and punishment, membuat rencana anggaran biaya untuk operasional pelayanan darurat, menyediakan anggaran dari bantuan Kapolrestabes Bandung dan melakukan koordinasi yang terintegrasi dalam sistem Bandung Command Center.