Aprilianto Pratama Putra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Efektivitas Penggunaan Sistem Deteksi Telekomunikasi Taktis Dalam Mengantisipasi Perkembangan Terorisme Oleh Satintelkam Polres Karawang Aprilianto Pratama Putra
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 12 (2019): December, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menggambarkan model efektivitas penggunaan Sistem Deteksi Telekomunikasi Taktis dalam mengantisipasi perkembangan Terorisme oleh Satintelkam Polres Karawang. Permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah bagaimana model efektivitas penggunaan sistem pendeteksi telekomunikasi taktis dalam mengantisipasi perkembangan terorisme oleh satintelkam Polres Karawang. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, peneliti menggunakan teori dan konsep, yaitu teori teknologi informasi, teori manajemen, konsep efektivitas, konsep satintelkam, konsep Sistem Deteksi Telekomunikasi, konsep terorisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan yaitu metode field research (lapangan) di wilayah Polres Karawang. Cara mendapatkan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi ke lapangan, wawancara dengan narasumber, dan dokumentasi hasil penelitian. Berdasarkan temuan penelitian dan analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa dalam penggunaan sistem deteksi telekomunikasi taktis sangat membantu dalam mengantisipasi perkembangan Terorisme. Pada pelaksanaannya masih ditemui beberapa kendala dalam menggunakan alat tersebut yang dilihat dari 4 indikator yaitu man, money, materials, method, machine. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tahapan penggunaan sistem deteksi telekomunikasi taktis sangat membantu satintelkam polres karawang dalam mengantisipasi perkembangan terorisme. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemui beberapa kendala yang dapat mempengaruhi penggunaan sistem tersebut.