Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENGGUNAAN QR CODE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) SALAFIYAH PEKALONGAN Riandita, Lilik; Sanjaya, Rizki; Muftachina, Nahdia; Anggraeni, Dewi
Mozaic : Islam Nusantara Vol. 9 No. 1 (2023): Mozaic: Islam Nusantara
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdatul Ulama Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/mozaic.v9i1.651

Abstract

Technology-based learning media is one of the needs for a teacher to manage and design learning media by following the current developments. Using the Quick Response Code (QR-Code) as a learning medium further empowers students to play an active role in the teaching and learning process at school. This study aims to determine the implementation of the use of the QR Code as a learning medium in Islamic Religious Education subjects. This research uses a descriptive qualitative method that utilizes qualitative data and is described descriptively. This study's results indicate that using the QR Code as a learning medium is carried out through three stages: planning, implementation, and evaluation. The use of QR codes as learning media QR Code encourages students to be more active and teachers to be more creative in designing learning.
Identifikasi dan Pengendalian Biofilm Listeria monocytogenes pada Lini Produksi Daging Olahan sanjaya, rizki
Jurnal Teknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 2 No. 01 (2024): Jurnal Teknologi dan Ilmu Pertanian
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/tip.v2i01.387

Abstract

Studi ini memetakan hotspot biofilm L. monocytogenes pada lini produksi daging olahan (drain, conveyor, slicer, area packaging) dan mengevaluasi protokol pembersihan–sanitasi (CIP/SSOP) berbasis alkali panas dan sanitan perasetat/quats. Swab ATP, qPCR (gen hlyA), serta model biofilm pada kupon SS304 digunakan untuk verifikasi. Kombinasi CIP alkali 2% 70 °C (20 min) + perasetat 200 ppm (5 min) menurunkan biomassa (OD590) 78% dan viabilitas 4,1 log CFU/cm². Skema validasi harian–mingguan mengurangi variabilitas higiene dan menurunkan risiko Listeria persisten.
Inovasi Digital Pada Perbankan Syariah: Peluang DanTantangan Dalam Era Ekonomi 4.0 Sanjaya, Rizki; Lia Dewi, Alma; Hilalludin, Hilalludin
AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol 1 No 01 (2025): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam era Ekonomi 4.0 telah menghadirkan perubahan signifikan dalam sektor keuangan, termasuk perbankan syariah yang dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi.Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan mendesak perbankan syariah untuk meningkatkan efisiensi layanan, memperluas inklusi keuangan, serta menjaga daya saing dengan bank konvensional melalui inovasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk inovasi digital yang diterapkan dalam perbankan syariah, mengidentifikasi peluang yang muncul, serta menganalisis tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap praktisi perbankan syariah, nasabah pengguna layanan digital, dan pakar teknologi finansial, serta analisis dokumen dari laporan tahunan dan publikasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah telah mengadopsi berbagai inovasi seperti mobile banking, internet banking, integrasi dengan fintech, serta pemanfaatan artificial intelligence dan blockchain. Temuan utama mengindikasikan bahwa inovasitersebut mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kepercayaan nasabah, sertamemperluas jangkauan layanan hingga ke masyarakat yang belum terakses perbankan. Namun, tantangan yang muncul mencakup isu keamanan data, literasi digital masyarakat, serta kebutuhanregulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa inovasi digital menjadi katalis utama dalam memperkuat keberlanjutan perbankan syariah, namun keberhasilannya sangat bergantung pada strategi adaptasi, regulasi yang tepat, dan peningkatan literasi keuangan syariah.