Anike J. M. Manuputty
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Anike J. M. Manuputty, dan Lodewyk Nahuway, Profil Pranata Sosial Komunitas Suku Nuaulu Di Pulau Seram Kabupaten Maluku Tengah Anike J. M. Manuputty; Lodewyk Nahuway
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 15 No 1 (2021): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan manfaat pranata sosial budaya pada komunitas suku Nuaulu. Teknik pengumpulan data observasi dan wawancara mendalam. Informan penelitian dari unsur pemerintah negeri, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh pendidik dan masyarakat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengaruh adat istiadat sangat kuat dan kental dalam kehidupan masyarakat Nuaulu dengan kesetiaan masyarakat dalam menjalankan pranata-pranata yang masih berlaku. Pranata ekonomi dan sistim mata pencaharian masyarakat Nuaulu adalah bertani, mengolah sagu, meramu, dan berburuh,. Komoditinya untuk konsumsi rumah tangga dan selebihnya dijual ke pasar. Pranata kelembagaan sosial budaya yaitu upacara masa dewasa bagi anak laki-laki (pataheri), upacara masa dewasa bagi anak gadis (pinamou), upacara pekawinan, upacara masa kehamilan, upacara masa kelahiran, upacara cukur rambut (tihtikuau) dan upacara kematian. Pranata sistem kekerabatanna adalah patrilineal dan tidak diwajibkan perkawinan sesama soa, boleh berlainan soa. Dewasa ini masyarakatnya sudah kawin mawin dengan marga diluar sukunya. Pranata agama dan kepercayaan adalah agama suku. Pranata pendidikan, pengetahuan, dan teknologi didasarkan pada pengalaman (pengetahuan lokal) secara turun temurun, dan anak-anak usia sekolan sudah bersekolah diberbagai jenjang pendidikan sampai perguruan tinggi
Profil Pranata Sosial Komunitas Suku Nuaulu (Studi Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Negeri Nua Nea di Maluku Tengah) Anike J. M. Manuputty; Lodewyk Nahuway
Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2021): Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik dan Bisnis
Publisher : Univiversitas Dr. Djar Wattiheluw

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/PublicPolicy.v2.i2.p188-205

Abstract

Social institutions are rules that apply in regulating human behavior in acting based on considerations of norms and values inpeople's lives. This study aims to determine the existence and benefits of socio-cultural institutions in the Nuaulu tribal community. Data collection techniques with observation and in- depth interviews. Research informants from elements of the state government, traditional leaders, youth leaders, educators and community leaders. The results of the analysis conclude that customs from generation to generation have a very strong influence on the lives of the Nuaulu people with the loyalty of their people in carrying out existing institutions. Economic institutions and community livelihood systems are farming, processing sago, gathering, and labor. Socio- cultural institutional institutions in the form of adult ceremonies for boys (pataheri), adult ceremonies for girls (pinamou), marriage ceremonies, pregnancy ceremonies, birth ceremonies, hair ceremonies (tihtikuau) and death ceremonies. The kinship system is a male lineage and is not required to marry one another. Religious institutions and beliefs are tribal religions. Educational institutions, knowledge, and technology based on experience (local knowledge) from generation to generation, school age has been at various levels of education up to college.