., Kusmayati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kemampuan Literasi Matematik dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Ditinjau Berdasarkan Gender Melalui Pembelajaran Reciprocal Teaching ., Kusmayati; Yudiawati, Nita; Trisaputri, Fatiya; Sari, Nenden Mutiara
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2021): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pjme.v11i1.3691

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi dan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa setalah mendapatkan pembelajaran bila ditinjau berdasarkan gender. Metode penelitian ini menggunakan mix method tipe embedded design. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Plumbon Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari tes berupa soal uraian kemapuan literasi dan pemecahan masalah matematik, dan non tes berupa observasi dan wawancara kemapuan literasi dan pemecahan masalah siswa. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan, diantaranya:(1) kemampuan literasi matematik siswa perempuan lebih baik daripada siswa laki-laki pada pembelajaran yang menggunakan Reciprocal Teaching dan kelas konvensional; (2) Kemampuan pemecahan masalah matematik siswa perempuan lebih baik daripada siswa laki-laki pada kelas Reciprocal Teaching dan kemampuan pemecahan masalah siswa perempuan tidak lebih baik daripada siswa laki-laki pada kelas konvensional. Kata Kunci: Gender, Kemampuan Literasi Matematik, Kemampuan Pemecahan Masalah dan Reciprocal Teaching Abstract The purpose of this study was to determine students' mathematical literacy abilities, mathematical problem-solving abilities after learning based on gender and to know the differences in increasing literacy skills and mathematical problem solving after receiving Reciprocal Teaching learning. This research method uses the embedded design mix method type. The sample of this research was all students of class X SMAN 1 Plumbon Cirebon Regency, West Java. The instrument in this study consisted of tests in the form of descriptions of literacy skills and mathematical problem solving, and non-tests in the form of observations and interviews of students' literacy skills and problem solving. Based on the results of data processing it can be concluded, including: (1) female students' mathematical literacy skills are better than male students in learning using reciprocal teaching and conventional classes; (2) The ability of female students to solve mathematical problems is better than that of male students in the reciprocal teaching class and the problem solving abilities of female students are not better than that of male students in the conventional class. Keywords: Gender, Mathematical Literacy Ability, Problem Solving Ability and Reciprocal Teaching
Pengembangan Bahan Ajar Berbantuan Kaizala Berorientasi pada Kemampuan Komunikasi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa ., Kusmayati
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk: (1) Mengembangkan bahan ajar materi program linear berbasis mobile learning dengan berbantuan aplikasi kaizala yang layak digunakan untuk pembelajaran; (2) Menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan bahan ajar program linear berbasis mobile learning; (3) Menganalisis kemandirian belajar siswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan bahan ajar program linear berbasis mobile learning; (4) Menganalisis adanya hubungan antara kemampuan komunikasi matematis dan kemandirian belajar. Metode yang digunakan adalah Reaserch & Development dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan pada  24 orang siswa di SMK Kimia Permentasi Bandung. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan wawancara, angket ahli materi, angket ahli media, angket respon siswa, tes kemampuan komunikasi matematis dan angket kemandirian belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Bahan ajar pada materi program linear termasuk kategori sangat layak dari ahli materi, sangat layak dari ahli media, dan sangat kuat untuk hasil analisis respon siswa; (2) Kemampuan komunikasi matematis termasuk dalam kategori tinggi setelah menggunakan bahan ajar yang dikembangkan; (3) kemandirian belajar siswa termasuk dalam kategori “sebagian besar” siswa telah mandiri dalam belajar setelah  menggunakan bahan ajar yang dikembangkan; (4) Terdapat hubungan positif antara kemampuan komunikasi matematis dan kemandirian belajar siswa.