Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERIAN ES KRIM DAUN KELOR TERHADAP BERAT BADAN BALITA Editia, Yulia Vanda; Sigahitong, Novita
IMJ (Indonesian Midwifery Journal) Vol 6, No 2 (2023): IMJ (Indonesia Midwifery Journal) Februari - Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/imj.v6i2.8654

Abstract

Kasus stunting dan gizi kurang di Kabupaten Talaud pada Tahun 2021 yaitu sebesar 31.6% dan 16.5%, sedangkan target World Health Organization (WHO) angka stunting dan gizi kurang direkomendasikan kurang dari 20% dan 10%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak pemberian es krim daun kelor dengan peningkatan berat badan (BB) balita setelah dilakukan intervensi selama satu bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post- test one group yaitu hanya menggunakan kelompok perlakuan dan tanpa menggunakan kelompok kontrol. Ice daun kelor diberikan 1 cup dan dikonsumsi 2 kali sehari selama satu bulan pada balita yang bergizi kurang dan stunting sebanyak 57 balita untuk mengetahui peningkatan berat badan. Sampel dipilih dengan menggunakan cara purposive sampling. Hasil Rata- rata berat badan balita sebelum diberikan ice cream daun kelor yaitu 10.39 kg sedangkan rata – rata berat badan balita setelah diberikan ice cream daun kelor naik menjadi 11.16 kg. perubahan berat badan balita tidak terlalu besar dikarenakan balita tidak mengkonsumsi ice cream daun kelor sampai habis. Setelah dilakukan uji Wilcoxon didapatkan nilai z skore sebesar -5.826 dengan significansi p value sebesar 0.000 < 0.05 yang artinya terdapat pengaruh pemberian ice cream daun kelor terhadap peningkatan berat badan balita di kecamatan Gemeh Kabupaten Kepulauan Talaud. Dapat disimpulkan bahwa Ice cream daun kelor berpengaruh terhadap peningkatan berat badan balita yang menderita stunting dan gizi kurang. Ice cream daun kelor dapat digunakan sebagai makanan tambahan di Puskesmas Gemeh untuk balita dan dapat diinovasi semenarik mungkin sehingga dapat menambah nafsu makan balita di posyandu.
Pendampingan POSBINDU dan Edukasi Pola Makan Penderita Hipertensi di Dusun Serayu Bantul Editia, Yulia Vanda; Oktavia, Eka
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 3 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i3.304

Abstract

D.I Yogyakarta merupakan provinsi kedua dengan penderita hipertensi terbanyak yaitu 8.9% setelah Sulawesi Utara mencapai 13.2% dan pada peringkat ketiga yaitu Kalimantan Timur sebesar 8.8%. Data dari UPTD Puskesmas Bantul II di tahun 2022 terdapat 4469 kasus hipertensi hal tersebut dikarenakan masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan cek tekanan darah secara teratur dan deteksi dini hipertensi di puskesmas. Masyarakat merasa malas untuk datang ke puskesmas dikarenakan jarak yang jauh. Selain itu di wilayah binaan UPTD Puskesmas Bantul II hanya terdapat 3 sarana POSBINDU yang aktif di wilayah binaan UPTD Puskesmas Bantul II yaitu di Desa Bantul, Ringinharjo dan Sabdodadi. Tujuan dari program POSBINDU dan Edukasi pola makan penderita hipertensi yaitu memfasilitasi masyarakat untuk deteksi dini hipertensi dan PTM lainnya serta meningkatkan pengetahuan penderita hipertensi tentang pola makan yang baik bagi penderita hipertensi. Metode dilakukan dengan cara pemeriksaan kesehatan diiringi dengan ceramah. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatakan peran serta masyarakat dalam melakukan deteksi dini hipertensi dan adanya peningkatan pengetahuan setelah dilakukan edukasi. POSBINDU dan edukasi pola makan penderita hipertensi efektif dilakukan untuk melakukan pemantauan, deteksi dini kasus hipertensi dan meningkatakan pengetahuan tentang pola makan yang baik bagi penderita hipertensi.