Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sensitivitas dan Spesifisitas Metode Brugia Rapid Test pada Pemeriksaan Brugia MalayiFilariasis merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria yang menyerang saluran dan kelenjar getah bening. Diketahui 90% kasus filariasis penyeba Tri Novia Kumalasari
Biomedical Journal of Indonesia Vol. 5 No. 2 (2019): Biomedical Journal of Indonesia
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Faculty of Medicine, Universitas Sriwijaya) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filariasis merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria yang menyerang saluran dankelenjar getah bening. Diketahui 90% kasus filariasis penyebabnya adalah tiga spesies cacing filarial yaitu:Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Pemeriksaan secara mikroskopis pada sediaan darah tebalmenggunakan darah tepi pasien pada malam hari merupakan teknik konvensional. Dalam program eliminasifilariasis global, WHO menganjurkan penggunaan metode serodiagnosis. Untuk filariasis Brugia, metodeserodiagnosis terbaik yang ada saat ini adalah deteksi antibodi IgG4 anti-filaria.Tujuan Penelitian ini adalah untukmengetahui sensitivitas dan spesifisitas metode Brugia Rapid Test dibandingkan dengan sediaan darah tepidengan pewarnaan Giemsa dalam mendeteksi Brugia malayi di Desa Sungai Rengit Murni Kecamatan TalangKelapa Kabupaten Banyuasin. Metode yang digunakan adalah uji Diagnostik. Penelitian ini dilakukan di Desa SungaiRengit Murni Kabupaten Banyuasin pada tanggal 20 Juni 2013. Jumlah sampel 80 orang yang diambil secara SimpleRandom Sampling. Metode pemeriksaan dengan cara pewarnaan Giemsa dan metode Brugia Rapid. Berdasarkanhasil penelitian dari 80 sampel yang dilakukan pemeriksaan, pemeriksaan dengan metode Giemsa 0 (0%) dandengan metode Brugia Rapid 22 Orang (27,5%) Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Brugia rapiddibandingkan metode Giemsa Sensitivitasnya 0%, spesifisitasnya72,5%, nilai duga positif 0% dan nilai duga negatif100%.