Farida Esmianti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG HIV/AIDS TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWASMA Derison Marsinova Bakara; Farida Esmianti; Chyntamie Wulandari
Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.312 KB) | DOI: 10.26630/jk.v5i1.68

Abstract

Derison Marsinova Bakara1) Farida Esmianti1)Chyntamie Wulandari1) 1) Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes RI Bengkulue-mail: derisonmarsinovab@yahoo.com Abstract : The Effect Education Health About HIV/AIDS For Knowledge of Students Senior Haigh Scool.The percentage of HIV infections in the age group 20-24 years ( 14 % ) and the highest percentage of cumulative AIDS cases in the age group 20-29 years  ( 30.7 % ), then in the age group 15-19 years ( 3.3 % ). The incidence in school children or students as much as 1086 people and HIV/ AIDS among adolescents aged 15-29 years . The prevalence of AIDS cases per 100,000 population by province, Bengkulu province was ranked 19th out of 33 provinces in Indonesia , where there is a prevalence of 9.33 cases of AIDS (Kemenkes, 2013). These data indicate that young age, 15-29 years old are the most vulnerable population and need to be targeted in HIV/AIDS in Indonesia.This study is a Pre experiments with One Group Pretest Posttest Design. The sample of this study uses total sampling, all students of class XI SMA Negeri 1 Selupu Rejang much as 167 people. Collecting data from primary data obtained directly by administering the object, through a questionnaire. To test the results of studies using non- parametric statistical  Wilcoxon test with a level of α 0.05.Showed differences in the mean value of the students knowledge about HIV / AIDS before and after the health education with a p value of 0.000. This means that health education on HIV / AIDS affect knowledge of students. Health educationaboutHIV/AIDSmayincreaseadolescentknowledgeabout HIV/AIDS. Keywords: Health EducationHIV/AIDS, Knowledge Abstrak: Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang HIV/AIDS Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMA.Persentase infeksi HIV pada kelompok umur 20-24 tahun (14 %) dan Persentase kumulatif kasus AIDS tertinggi pada kelompok umur 20-29 tahun (30,7%), kemudian pada kelompok umur 15-19 tahun (3,3%). Angka kejadian pada anak sekolah atau mahasiswa sebanyak 1.086 orang dan HIV/AIDS terjadi pada remaja yang berusia 15-29 tahun. Prevalensi kasus AIDS per 100.000 penduduk berdasarkan propinsi, Propinsi Bengkulu menduduki peringkat ke-19 dari 33 provinsi di Indonesia, dimana terdapat angka prevalensi kasus AIDS 9,33 (Kemenkes, 2013). Data ini  mengindikasikan bahwa usia muda, 15-29 tahun merupakan populasi yang rentan dan perlu menjadi sasaran dalam program penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian Pre eksperimen dengan Design One Group Pretest Posttest.  Sampel penelitian ini menggunakan Total Sampling, seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Selupu Rejang sebanyak 167 orang. Pengumpulan data diperoleh dari data primer langsung dari obyek penelitian, melalui kuesioner. Untuk menguji hasil penelitian menggunakan uji statistik non parametrik uji wilcoxon dengan α 0,05. Menunjukkan perbedaan rerata nilai pengetahuan siswa tentang HIV/AIDS sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan dengan nilai p value 0,000. Hal ini berarti penyuluhan kesehatan tentang HIV/AIDS berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan siswa.Penyuluhan kesehatan tentang HIV/AIDS dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatan HIV/AIDS, Pengetahuan
PENGARUH AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN IBU BERSALIN PADA KALA I FASE AKTIF: THE EFFECT OF LAVENDER AROMATHERAPY ON REDUCING ANXIETY LABOUR IN ACTIVE PHASE Reni Roniati; Wenny Indah Purnama Eka Sari; Farida Esmianti
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 2 No. 1 (2021): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.488 KB) | DOI: 10.36082/jmswh.v2i1.364

Abstract

Ibu yang akan bersalin pasti mempunyai emosi berlebihan yang dapat menimbulkan suatu kecemasan. Kecemasan pada ibu bersalin dapat menimbulkan trauma persalinan. Intervensi untuk mengurangi kecemasan selama proses persalinan ini dapat dilakukan dengan menggunakan tindakan farmakologi dan non farmakologi. manajemen nonfarmakologi yang sering diberikan antara lain yaitu dengan aromatherapy lavender. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest group design. Subjek penelitian adalah ibu bersalin Primigravida Kala I Fase aktif berjumlah 34 responden yang dibagi kelompok intervensi dan kontrol masing-masing 17 responden dengan teknik pengambilan sampel accidental Sampling.   Uji statistik yang digunakan adalah  uji Mann-Whitney Test. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan kecemasan pada  ibu bersalin dengan hasil p-value < 0,05. Aroma terapi Lavender dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan ibu bersalin karena dapat menurunkan kecemasan ibu bersalin.