Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Studi Pustaka Proses Bisnis Koperasi: Teori Adaptif Structurasi Sonoto, John Fery
AKTUAL Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian: studi ini bertujuan untuk mensimulasikan bagaimana proses adaptasi kelembagaan koperasi dalam menjalankan bisnis koperasi, dengan indkatornya adalah pencapaian nilai volume usaha.  Metodologi penelitian: pendekatan pada studi ini adalah studi kepustakaan dan studi lapangan. Peneliti melakukan kajian terhadap data yang diperoleh dari dokumen pustaka Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) terhadap pencapaian volume usaha. Peneliti mengambil sampel khususnya di wilayah Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Barat untuk tahun 2019 sampai dengan tahun 2020.Temuan: Hasil olahan data menunjukkan bahwa provinsi Jawa Timur telah melalukan strukturisasi melalui proses untuk adaptif dengan mengimplemntasikan teknologi internet secara optimal. Optimalisasi kemampuan internet memberikan hasil signifikan yang ditunjukkan dengan peningkatan kinerja volume usaha.
Hubungan Kapasitas Inovasi Terhadap Kemandirian Keuangan Pemerintah Daerah Sonoto, John Fery
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v3i3.1143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bahwa kapasitas inovasi dapat meningkatkan kinerja kemandirian keuangan pemerintah daerah. Melalui pendekatan CT penelitian ini memfokuskan terhadap bagaimana kemampuan pemerintah daerah menanggapi perubahan dan tantangan dengan responsif dan efektif melakukan inovasi untuk mengelola sumber daya yang terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional untuk menganalisis hubungan antara rasio kemandirian keuangan dan kapasitas adaptasi pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan data keuangan pada pemerintah daerah kabupaten Halmahera Utara untuk tahun anggaran 2008, 2009, dan 2010. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan rasio kemandirian keuangan pada tahun 2010 mencerminkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, yang membuat pemerintah daerah lebih fleksibel dan adaptif terhadap perubahan ekonomi dan kebutuhan pembangunan. Selain itu, mereka cenderung lebih inovatif dalam mengelola sumber daya lokal, seperti dengan meningkatkan pajak daerah, retribusi, atau memanfaatkan potensi sumber daya alam untuk meningkatkan PAD. Akhirnya, peneliti berkesimpulan bahwa rasio kemandirian keuangan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan adaptasi pemerintah daerah terhadap perubahan ekonomi atau kebijakan fiskal secara nasional.
Strategi Kemandirian Keuangan Pemerintah Daerah: Tinjauan Kritis Dynamic Capacity Theory Sonoto, John Fery
Journal of Nusantara Economic Science Vol 3 No 1 (2025): Journal of Nusantara Economic Science (JNES)
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan rasio kemandirian keuangan terhadap kemampuan adaptasi pemerintah daerah dalam menghadapi perubahan eksternal. Melalui pendekatan DCT penelitian ini memfokuskan terhadap bagaimana kemampuan pemerintah daerah menanggapi perubahan dan tantangan dengan responsif dan efektif melakukan inovasi untuk mengelola sumber daya yang terbatas.  Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional untuk menganalisis hubungan antara rasio kemandirian keuangan dan kapasitas adaptasi pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan data keuangan pada pemerintah daerah kabupaten Halmahera Utara untuk tahun anggaran 2008, 2009, dan 2010. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan rasio kemandirian keuangan pada tahun 2010 mencerminkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, yang membuat pemerintah daerah lebih fleksibel dan adaptif terhadap perubahan ekonomi dan kebutuhan pembangunan. Selain itu, mereka cenderung lebih inovatif dalam mengelola sumber daya lokal, seperti dengan meningkatkan pajak daerah, retribusi, atau memanfaatkan potensi sumber daya alam untuk meningkatkan PAD. Akhirnya, peneliti berkesimpulan bahwa rasio kemandirian keuangan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan adaptasi pemerintah daerah terhadap perubahan ekonomi atau kebijakan fiskal secara nasional.
Perbandingan Perkembangan Koperasi di Provinsi Maluku dan Maluku Utara (Suatu Kajian Pengembangan Koperasi) Sonoto, John Fery
KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2020): KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/kambotivol1issue1page21-31

Abstract

Terbatasnya sumberdaya pegurus dan tim manajemen koperaasi yang berkualitas menjadi salah satu indikator ketidakberkelanjutan kelembagaan koperasi. Kolaborasi pengurus dan tim manajemen memberikan dampak postif dalam mengelola data lapangan sebagai strategi pencapaian visi koperasi. Manajemen data yang baik akan sangat berkontribusi secara substanisal bagi keberlanjutan pengetahuan dan keterampilan manajemen alam menentukan langkah strateginya. Penelitian ini bertujuan membandingan data kelembagaan, keanggotaan dan modal sendiri untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang membantu proses koperasi berkembang dengan baik di Provinsi Maluku dan Maluku Utara. Metodologi penelitian ini adalah studi litertur dan studi lapangan. Peneliti melakukan analisis perbandingan terhadap indikator potensial seperti kelembagaan koperasi aktif, keanggotaan, dan modal sendiri koperasi di Provinsi Maluku dan Maluku Utara, menggunakan data time series tahun yakni 2016-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren koperasi aktif tidak berpengaruh terhadap tren keanggotaan; tren keanggotaan berpengaruh terhadap tren modal sendiri; potensi pengembangan koperasi di Provinsi Maluku dan Maluku Utara menunjukkan tren positif. Peneliti belum menggunakan indikator potensial lain seperti modal yang bersumber dari pihak ketiga, volume usaha dan surplus hasil usaha. Kontribusi penelitian ini terhadap disiplin ilmu manajemen keuangan sebagai bahan ajar, bagi dewan pengawas, dewan pengurus maupun karyawan administrasi koperasi sebagai panduan teknis yang sederhana dalam mengelola data.
Optimalisasi Penetrasi Internet bagi Intensitas Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Peningkatan Volume Usaha Koperasi (Studi Koperasi di Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, dan Provinsi Jawa Barat) Sonoto, John Fery
KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2021): KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/kambotivol2issue1page81-90

Abstract

This study aims to simulate the contribution of internet penetration to the intensity of the implementation of the Annual Membership Meeting (RAT) and the achievement of business volume by cooperatives. The research methodology is literature study and field study. Researchers conducted a study of the contribution of internet penetration, the implementation of RAT and the achievement of business volume, especially in the regions of East Java Province, Central Java Province and West Java Province from 2017 to 2019. West Java Province has not optimally utilized the contribution of internet penetration to carry out RAT and has not optimally used the internet as a business process strategy to generate business volume in the receipt of cooperative goods and services compared to the Provinces of East Java and Central Java. This research is limited to the areas of West Java, Central Java and East Java Provinces. The contribution of this research to the implementation of the adoption of information and communication technology for the board and management team of cooperatives in Indonesia in preparing to welcome the digitization of cooperatives in Indonesia so as to strengthen internal cooperatives in making business decisions for sustainable cooperative development.