Nugroho, Rahadian
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tipologi Fasad Hunian Pengrajin Tempe Koridor Jalan Sanan Malang Nugroho, Rahadian
Local Wisdom Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol. 9 No. 1 (2017): Januari 2017
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v9i1.1867

Abstract

Hunian masyarakat pengrajin tempe di Kampung Sanan Malang merupakan hunianyang terbentuk dari penyesuaian budaya masyarakat tehadap globalisasi yang salahsatunya berdampak terhadap ekonomi. Pada awalnya, hunian di kampung ini hanyadigunakan untuk tempat tinggal, namun kemudian penduduk mulai menggunakanhunian mereka untuk memproduksi serta menjual tempe dan keripik tempe, dan saat iniKampung Sanan telah menjadi sentra industri tempe. Kegiatan memproduksi tempe bagimasyarakat Kampung Sanan merupakan Budaya Lokal turun-temurun yangmemungkinkan terjadinya perbedaan tipologi karakteristik fasad hunian masing-masingpengrajin tempe. Tujuan utama dari kajian ini adalah mendeskripsikan tipologikarakteristik fasad hunian masyarakat kampung Sanan Malang sesusai jenis usahanyadalam industri tempe. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatifdeskriptif dengan pendekatan tipologi berdasar pada bukti empiris, tipomorfo, relasifungsi, dan bentuk. Pengumpulan datanya dilakukan dengan pengambilan foto, video,wawancara mendalam dan observasi kemudian dianalisis untuk mendapatkan gambarandan kesimpulan yang dapat menjawab permasalahan dan mencapai tujuan studi.Kesimpulan dari studi ini menyebutkan bahwa tipologi karakteristik fasad hunianmasyarakat Kampung Sanan secara langsung dan tak langsung memunculkan identitasdan tradisi baru yang berjalan beriringan dengan tradisi yang lama. Perbedaankarakteristik fasad antar pengrajin tempe juga dipengaruhi oleh besar kecilnya omsetmasing-masing pengrajin. DOI: https://doi.org/10.26905/lw.v9i2.1978
Pengaruh Kearifan Budaya Lokal Terhadap Hunian Masyarakat Pengrajin Tempe di Kampung Sanan Malang Nugroho, Rahadian
Local Wisdom Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol. 9 No. 2 (2017): Juli 2017
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v9i2.1978

Abstract

Hunian masyarakat pengrajin tempe di Kampung Sanan Malang merupakan hunian yangterbentuk dari penyesuaian kearifan lokal yang lama tehadap globalisasi yang salah satunyaberdampak ke ekonomi. Pada awalnya, hunian di kampung ini hanya digunakan untuk tempattinggal, namun kemudian penduduk mulai menggunakan hunian mereka untuk memproduksiserta menjual tempe dan keripik tempe, dan saat ini Kampung Sanan telah menjadi sentraindustri tempe. Kegiatan memproduksi tempe bagi masyarakat Kampung Sanan merupakanKearifan Budaya Lokal turun-temurun yang memungkinkan terjadinya perubahan danpengurangan pada ruang untuk tempat tinggal serta mempengaruhi kualitas fasad hunian.Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep kearifan lokal dalam pola hunianmasyarakat kampung Sanan Malang yang berpengaruh pada perubahan-perubahannya.Metode yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif, analitis dan interpretatif berdasarpada bukti empiris, strukturalisme, tipolmorfo dan relasi fungsi, bentuk dan makna yangdigunakan untuk mengungkap konsep kearifan lokal dalam hunian masyarakat kampungSanan Malang. Pengumpulan datanya dilakukan dengan pengambilan foto, video, wawancaramendalam dan observasi kemudian dianalisis untuk mendapatkan gambaran dan kesimpulanyang dapat menjawab permasalahan dan mencapai tujuan studi. Hasil dari studi inimenyebutkan bahwa kearifan budaya lokal Kampung Sanan secara langsung dan tak langsungmemunculkan identitas dan tradisi baru yang berjalan beriringan dengan tradisi yang lama.Terbentuknya kearifan budaya lokal yang baru dari dampak globalisasi yaitu Home Industrykarena untuk menaikkan taraf hidup warga Kampung Sanan Malang. DOI: https://doi.org/10.26905/lw.v9i1.1867
Kualitas Visual Fasad Bangunan Bersejarah Jalan Hassanudin Kota Batu Nugroho, Rahadian; Ernawati, Jenny; Triwinarto, Joko
RUAS Vol. 19 No. 1 (2021)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2021.019.01.6

Abstract

Relics of buildings with Dutch colonial architecture to this day can still be found in several road corridors, especially in Pesanggrahan Village, one of which is Jalan Hassanudin, Batu City. This study serves to measure and measure the community towards building units in forming the image of the area on the corridor of Jalan Hassanudin. This research uses the imageability factor which is used to see the character of the area consisting of impressions, past memories, unforgettable memories, uniqueness, attractiveness, clarity, enjoyment and uniqueness. The measuring instrument used is the semantic differential scale of previous research references. The results of the research regarding impressions are the most dominant variable based on people's impressions. impressiveness, uniqueeness, atractiveness, clarity, pleasantness, distinctiveness, recognizableness are significant variables to the image of the historical area in the corridor of Jalan Hassanudin. Meanwhile, variables such as unforgettable memory and remembrance of the past are variables that have a sig value. > 0.05 so that it does not affect the image of the area.Â