Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KUALITAS AIR TERHADAP KEJADIAN DENTAL FLUOROSIS: SISTEMATIK REVIEW Rolita; Karlinda; Nurcihikita, Tiara; Sham, Shaharuddin Mohd
Jurnal Informatika Medis Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Informatika Medis (J-INFORMED)
Publisher : Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/im.v2i2.2607

Abstract

Latar Belakang: Kadar fluor dan kalsium yang tinggi dalam air dapat berdampak pada kesehatan masyarakat termasuk kesehatan gigi. Kualitas air, khususnya kandungan fluoride, menjadi faktor penting dalam perkembangan dental fluorosis. Penyakit ini menyebabkan perubahan struktural pada enamel gigi dan dapat berdampak negatif pada kesehatan gigi dan mental individu. Meskipun prevalensinya meningkat, pemahaman tentang faktor-faktor lingkungan yang memengaruhi kejadian dental fluorosis masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas air, terutama kandungan fluoride, terhadap kejadian dental fluorosis. Subjek dan Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan sistematik review untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesis literatur yang relevan mengenai pengaruh kualitas air terhadap kejadian dental fluorosis. Dengan desain studi observasional, periode publikasi (2010-2023). Pengumpulan data artikel dilakukan dengan mencari artikel pada search database Google Scholar, ProQuest, dan Science Direct. Penelitian juga melibatkan evaluasi kualitas metodologis masing-masing studi yang disertakan untuk memastikan keandalan dan akurasi hasilnya. Data relevan tentang kualitas air dan kejadian dental fluorosis diekstraksi dari studi-studi yang terpilih dan disajikan secara sistematis. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi pola atau hubungan antara kualitas air dan kejadian dental fluorosis, termasuk penggunaan teknik analisis deskriptif untuk menyajikan karakteristik utama dari studi-studi yang disertakan. Hasil: Adanya korelasi yang signifikan antara kualitas air, terutama kandungan fluoride, dan kejadian dental fluorosis. Temuan ini menyoroti urgensi untuk memahami faktor-faktor lingkungan yang memengaruhi kualitas air serta implikasinya terhadap kesehatan gigi masyarakat. Kesimpulan: Implikasi praktis dari temuan ini dapat membantu dalam pengembangan strategi pencegahan dan intervensi kesehatan masyarakat yang tepat untuk mengurangi kejadian dental fluorosis di berbagai komunitas.
The Role of Absence of Close Friends in Suicidal Planning Among Thai Adolescents: Analysis of Nationwide Global School-based Health Survey Data Ratnawati, Riska; Sham, Shaharuddin Mohd
MEDICA (International Medical Scientific Journal) Vol. 8 No. 4 (2026): MEDICA (International Medical Scientific Journal)
Publisher : Borneo Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/medica.v8i4.899

Abstract

Phenomena of suicide among adolescents in Thailand remains a pressing public health concern. Suicide is the third leading cause of death among adolescents aged 15–19 in Thailand. While previous studies have highlighted psychiatric, familial, and psychosocial risk factors, limited evidence exists on the specific role of peer relationships, particularly the absence of close friends, in suicidal planning. This study objective examined the association between adolescents without close friends and suicidal planning using nationally representative data from the 2021 Global School-based Student Health Survey (GSHS). A cross-sectional design using a secondary data approach was employed, analyzing responses from 4,659 students aged 13–17 years after excluding incomplete cases. The independent variable was the absence of close friends, and the dependent variable was suicidal planning within the past 12 months. Binary logistic regression was conducted, adjusting for confounders including age, sex, loneliness, bullying, parental understanding, and peer kindness. Results indicated that adolescents without close friends had a significantly higher likelihood of reporting suicidal plans (OR = 1.042, 95% CI: 1.026–1.058, p < 0.001). Emotional distress factors such as loneliness and worry-induced sleeplessness, along with experiences of bullying, further amplified risk. These findings align with the Interpersonal Theory of Suicide, which emphasizes thwarted belongingness as a driver of suicidal ideation. The study underscores the protective role of peer relationships in adolescent mental health and highlights the need for interventions that strengthen peer support systems and inclusive school environments. Limitations include reliance on self-reported data and the cross-sectional design, which cannot explains causal inference. Future longitudinal research is recommended to explore temporal ambiguity of peer relationships and suicidality.