Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI FUZZY C-MEANS DALAM KLASTERISASI KABUPATEN/KOTA DI PULAU SULAWESI BERDASARKAN KINERJA PEMBANGUNAN EKONOMI DAERAH Satrio, Roni Anom
Jurnal MSA (Matematika dan Statistika serta Aplikasinya) Vol 9 No 1 (2021): VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/msa.v9i1.18319

Abstract

Pembangunan ekonomi merupakan rangkaian usaha dalam suatu perekonomian guna mengembangkan kegiatan ekonomi dalam rangka peningkatan taraf hidup masyarakat. Pembangunan ekonomi nasional tidak terlepas dari pembangunan ekonomi daerah. Pulau Sulawesi merupakan salah satu daerah di Kawasan Indonesia Timur yang mengalami pertumbuhan ekonomi pesat. Meski perekonomian Sulawesi tumbuh dengan pesat, namun sumber perekonomiannya sebagian besar masih berpusat di salah satu daerah saja. Dengan demikian, penelitian ini memiliki tujuan untuk membentuk klaster kabupaten/kota di Pulau Sulawesi berdasarkan kinerja pembangunan ekonomi daerah dengan menggunakan Algoritma Fuzzy C-Means. Sebanyak 81 kabupaten/kota di Sulawesi dibagi kedalam lima klaster dan diperoleh fungsi objektif yang konvergen pada iterasi ke-663 sebesar . Klaster 1 merupakan Klaster Pembangunan Ekonomi Menengah Kebawah, terdiri dari 21 kabupaten. Klaster 2 merupakan Klaster Pembangunan Ekonomi Menengah, terdiri dari lima kabupaten. Klaster 3 merupakan Klaster Pembangunan Ekonomi Rendah (Tertinggal), terdiri dari 18 kabupaten. Klaster 4 merupakan Klaster Pembangunan Ekonomi Menengah Atas, terdiri dari 45 kabupaten/kota. Klaster 5 merupakan Klaster Pembangunan Ekonomi Tinggi, terdiri dari dua kabupaten dan 11 kota.
Pemetaan Potensi Pengembangan Desa Agroindustri: Membangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru melalui Hilirisasi dari Desa di Jawa Tengah Satrio, Roni Anom; Kurniawan, Bayu Dwi
Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan Vol 8 (2025): Special Issue: Call for Paper Pusaka Jateng
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jdep.8.0.169-190

Abstract

This paper examines rural economic transformation in Central Java Province with a focus on village-based agroindustrial downstreaming. The study develops an Agroindustrial Village Development Potential Index (IPPDA) using factor analysis. The index captures five dimensions, including rural infrastructure, digitalization, village institutions, industrial activities, and access to energy. The results show that villages with high development potential are located in areas with strong infrastructure, institutional capacity, and economic activity. Villages with low potential are mostly found in highland regions and face constraints related to energy access, digital connectivity, and limited integration into local value chains. Spatial panel analysis shows that Village Original Income, Village-Owned Enterprises, and digitalization play a significant role in promoting agro sector development and industrialization. The analysis also identifies positive spatial spillover effects across districts. At the provincial level, agriculture plays a key role in supporting agroindustrial downstreaming. Central Java acts as an important hub within interregional agroindustrial value chains across Java, Bali, Nusa Tenggara, and eastern Sumatra. The findings highlight the importance of developing village-based agroindustrial clusters, strengthening local institutions, improving access to finance, and enhancing agro logistics connectivity.