This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kependidikan
Usriati, Usriati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Mutu Pembelajaran PAI melalui Metode Daring dengan Model Pedagogis Kontruktivistik di Masa Pandemi Usriati, Usriati; Misbah, M
Jurnal Kependidikan Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v9i2.5261

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran PAI di masa pandemi. Peningkatan ini dilakukan melalui penerapan metode Daring model Pedagogis Kontruktivistik. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam proses kegiatan pembelajaran online, dengan subyek penelitian siswa SD Negeri 2 Rejasari Kecamatan Purwokerto Barat. Penelitian ini difokuskan pada penerapan metode Daring model Pedagogis Kontruktivistik yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar PAI. Prosedur penelitian dilakukan dalam 4 tahap, diawali dengan perencanaan, realisasi rencana, observasi, evaluasi dan perbaikan. Pengumpulan informasinya menggunakan wawancara dan observasi serta dokumentasi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, di mana Hasil penelitiannya menunjukan bahwa upaya dalam meningkatkan mutu belajar PAI berhasil dengan baik. Mutu pembelajaran terlihat pada perubahan kegiatan pembelajaran Daring model Pedagogis Kontruktivistik. Pada siklus I siswa masih terlihat bingung, Rebutan bertanya, dan sebagian ada yang kurang memperhatikan penjelasan guru yang di kirim lewat pembelajaran online. Kegiatan Daring ternyata didominasi siswa yang aktif dan mempunyai media pendukung. Pada siklus 2, tampak keberanian siswa untuk bertanya dan menyampaikan pendapatnya bertambah. Kegiatan pembelajarannya berkembang sangat baik. Masing-masing siswa tampak bersemangat mengukir prestasi yang baik. Peningkatan prestasi belajar bertujuan dengan keaktifan siswa, hal ini dapat dilihat pada nilai ketuntasan belajar peserta didik dengan rata rata 68 pada siklus I, dan naik menjadi 79,5 pada siklus II.