Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Agroeduwisata Kopi Arabika dan Konservasi sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat di Desa Petarangan Ummah, Annisa Syifaul; Wiratama, Ristiya Adi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/g64ktv79

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Sebelas Maret 2025 di Desa Petarangan dilaksanakan untuk mengoptimalkan potensi kopi arabika melalui pendekatan agroeduwisata dan konservasi lingkungan. Kegiatan meliputi sosialisasi budidaya kopi berkelanjutan, pelatihan pengolahan limbah kopi menjadi produk bernilai ekonomi, promosi digital wisata kopi, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi konsumsi kopi sehat, serta pembinaan minat bakat anak-anak melalui Ruang Ceria. Puncaknya, Festival Kopi Desa menjadi ajang pameran produk dan penampilan minat bakat dari program kerja Ruang Ceria. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani terhadap teknik budidaya, lahirnya produk inovatif berbasis kopi, meningkatnya kesadaran kesehatan, serta terbangunnya citra Desa Petarangan sebagai destinasi agroeduwisata. Program ini terbukti berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan.
PENGARUH PUPUK BIOFILMED FERTILIZER TERHADAP HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALFISOL JUMANTONO Wiratama, Ristiya Adi; Iswari, Aryani Tri; Sumarno; Sudadi; Widijanto, Hery
Inisiasi Volume 14, Edisi 2, Desember 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59344/inisiasi.vi.340

Abstract

Shallot requires sulfur nutrient to improve color, flavor and reduce shrinkage during it storages as well as to enlarge the shallot bulbs. Alfisols had low available sulfur so biofilmed fertilizer application was expected to increase S-uptake nutrient and yield of shallot production. This research was conducted at the Research Center and Development of Dryland of Sebelas Maret University Surakarta in Jumantono, Karanganyar in June 2014 to March 2015 to study the effect of formula and dosage of biofilmed fertilizer on S-uptake and yield of shallot. The experiment was arranged in factorial completely randomized design (CRD) with two factors, namely three formulas and four dosages of biofilmed fertilizer. The variables observed were available S, S-uptake, growth and yield of shallot. Data was analyzed by F test followed by DMRT at 95% of level confident. The results showed that biofilmed fertilizer formula and dosage affected significantly on S-available and S-uptake at harvest. Biofilmed fertilizer with F1 (consortium of sulfur oxidizing bacteria, solvent fungi K, solvent bacteria P, and fastening bacteria N2) and D2 was 100% equivalent to dosage recommendation of NPK and gave the highest of shallot yield 54,634g or equivalent to 14.53 tons/ ha.