Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak pandemi covid-19 terhadap keberlangsungan perusahaan jasa konstruksi Triyawan, Andi; Fendayanti, Zuhdiana El Ummah
FORUM EKONOMI Vol 23, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jfor.v23i2.8082

Abstract

Bencana Pandemic Covid 19, telah melumpuhkan banyak industri perdagangan di dunia. Tidak hanya itu, bahkan industri konstruksi yang sebelumnya digalakkan oleh Pemerintah juga mengalami dampak yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dampak Pandemi Covid 19 terhadap keberlangsungan perusahaan Konstruksi bangunan yang ada di daerah Mojokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Data Primer diambil dari wawancara dengan ketua Gapensi kabupaten Mojokerto, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal atau sumber literatur lainnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan konstruksi di Kabupaten Mojokerto sempat terhenti kurang lebih sebulan, dikarena pandemic dan banyak dari pekerjaan konstruksi yang terbengkalai. Selain itu hampir seluruh pekerjaan atau proyek dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) terpangkas habis dan dialihkan untuk penanggulangan Covid-19. Maka diharapkan kepada pemerintah untuk lebih bijak dan membuat payung hukum yang jelas untuk memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hingga melampaui tahun anggaran.
Dampak Eskalasi Konflik Digital Terhadap Keberlanjutan Pasar Industri Kreatif Global Dalam Perspektif Ekonomi Islam Fendayanti, Zuhdiana El Ummah
JOM Vol 7 No 1 (2026): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences , March
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijhass.v7i1.9018

Abstract

This study aims to analyze the escalation of digital conflict between Southeast Asian and South Korean fan communities on the X platform and its impact on the economic behavior of Muslim consumers. The phenomenon of digital racism, which originated from a technical incident at a music concert, has transformed into an identity conflict that has damaged religious dignity through the stigmatization of the hijab. Using netnography, this study explores how such discrimination triggers consumer animosity, leading to tangible economic resistance. The results show that for Muslim consumers, religious honor has an intrinsic value that transcends brand loyalty, so that abuse of this identity triggers a boycott movement that threatens the sustainability of the global creative industry in the sharia market. As a solution, this study offers a reconstruction of muamalah ethics based on the principles of tabayyun, is, and maslahah to mitigate the risk of reputational damage and ensure fairness in the digital economic ecosystem. The integration of these values is expected to become a strategic framework for industry players to build a more inclusive and sustainable market relationship through respect for universal human dignity.