Prabowo, Anto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Strategi Persaingan PT Indofood Sukses Makmur Tbk dengan Pendekatan Porter’s Five Forces Sari, Indah Anggraeni Purnama; Prabowo, Anto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30364

Abstract

Industri makanan dan minuman telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sejak tahun 2022, ditandai dengan peningkatan kinerja sektor makanan baik secara triwulanan maupun tahunan. PT Indofood Sukses Makmur Tbk sebagai salah satu pemain utama telah berhasil mempertahankan posisinya melalui inovasi produk, diversifikasi, dan perluasan pasar global. Di tengah persaingan yang semakin ketat dan dinamis, perusahaan dituntut untuk menerapkan strategi yang adaptif dan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bersaing Indofood dengan menggunakan pendekatan Lima Kekuatan Porter yang meliputi: ancaman pendatang baru, ancaman produk pengganti, daya tawar pembeli, daya tawar pemasok, dan intensitas persaingan industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis strategi bersaing PT Indofood Sukses Makmur Tbk melalui kerangka kerja Lima Kekuatan Porter. Pemilihan desain ini memungkinkan pemahaman yang mendalam tentang dinamika persaingan di industri makanan dan minuman. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan studi pustaka, yang meliputi laporan tahunan, laporan keuangan, jurnal ilmiah, dan artikel berita. Analisis dilakukan dengan pendekatan konten untuk mengevaluasi pengaruh lima kekuatan Porter terhadap posisi kompetitif Indofood dan strategi yang diterapkan perusahaan dalam menghadapi persaingan industri. Studi ini menemukan bahwa strategi kompetitif PT Indofood Sukses Makmur Tbk dapat dipahami secara komprehensif melalui analisis Lima Kekuatan Porter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ancaman pendatang baru dan daya tawar pemasok berada pada level rendah karena Indofood memiliki hambatan masuk yang tinggi dan sistem integrasi vertikal yang kuat. Sementara itu, daya tawar pembeli dan persaingan industri berada pada level moderat, dan ancaman produk substitusi relatif tinggi seiring dengan perubahan preferensi konsumen.
PENGARUH FINANCIAL TECHNOLOGY DAN SOCIAL INFLUENCE TERHADAP MINAT INVESTASI GENERASI Z DI KOTA TANGERANG DENGAN FINANCIAL LITERACY SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Prabowo, Anto; Rahmawati, Yunita
Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi Vol. 8 No. 1 (2026): JUBISMA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jubisma.v8i1.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Technology (FinTech) dan Social Influence terhadap Minat Investasi Generasi Z di Kota Tangerang, dengan Financial Literacy sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis desain survei. Partisipan merupakan anggota Generasi Z berusia 17–25 tahun yang berdomisili di Kota Tangerang dan telah menggunakan aplikasi investasi berbasis teknologi minimal satu kali dalam enam bulan terakhir. Sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diukur menggunakan Skala Likert 5 poin. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS 4.0 melalui pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), meliputi uji outer model (validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas komposit) serta uji inner model (koefisien determinasi R², effect size f², dan uji hipotesis melalui bootstrapping). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial Technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Investasi (t-statistics = 4,765 > 1,96). Social Influence juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Investasi (t-statistics = 5,857 > 1,96). Financial Literacy terbukti memediasi secara parsial hubungan kedua variabel independen terhadap Minat Investasi. Nilai R² sebesar 63,6% menunjukkan bahwa variasi Minat Investasi dapat dijelaskan dengan baik oleh model penelitian ini. Secara praktis, hasil penelitian ini mengimplikasikan pentingnya peningkatan literasi keuangan di kalangan Generasi Z sebagai jembatan antara aksesibilitas teknologi keuangan dan pengaruh sosial dalam mendorong perilaku investasi yang berkelanjutan. Kata Kunci: Financial Technology, Social Influence, Minat Investasi, Financial Literacy, Generasi Z, PLS-SEM.