This Author published in this journals
All Journal J.Pelastek
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Nematoda Entomopatogen Pada Tanah Kebun Buah Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara: Exploration Of Entomopathogenic Nematodes In Fruit Garden Faculty of Agriculture University of Sumatera Utara Pinde; Rosneli
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v5i2.42980

Abstract

Umumnya pengendalian hama ulat pada lahan pertanian di masyarakat dikendalikan menggunakan pestisida kimia. Penggunaan berlebihan dan tidak tepat sasaran berdampak pada timbulnya pencemaran lingkungan dan sering menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia. Hal ini menyebabkan perlunya pengendalian hama ulat secara biologi. Penggunaan nematoda entomopatogen sebagai agens hayati merupakan salah satu solusi baik yang sedang digalakkan karena nematoda entomopatogen ramah bagi lingkungan dan cepat melumpuhkan inangnya. Nematoda entomopatogen berpotensi sebagai agens hayati karena akitf mencari hama serangga dan bersifat sebagai parasit bagi inangnya. Steinernema dan Heterohabditis adalah dua genus nematoda entomopatogen yang dapat digunakan sebagai agens hayati. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi genus nematoda entomopatogen, menghitung populasi nematoda entomopatogen dan mengetahui potensi lahan Kebun Buah Fakultas Pertanian Universitas Sumatera sebagai habitat nematoda entomopatogen dengan menggunakan metode white trap dan inang Tenebrio molitor (ulat hongkong). Identifikasi dilakukan dengan mencirikan nematoda entomopatogen. Hasil penelitian menunjukkan nematoda entomopatogen yang diperoleh dari Kebun Buah Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara berasal dari genus Steinernema. Kepadatan populasi yang diperoleh sebesar 213 IJ/ ml sehingga nematoda entomopatogen memiliki potensi yang besar sebagai nematoda agens hayati di lahan Kebun Buah Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara karena memiliki kemampuan memparasitasi hama di lahan.