Taqiyatun, Taqiyatun
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas abdomnal stretching exercise dan senam dismniorea terhadap penurunan nyeri disminorea primer Taqiyatun, Taqiyatun
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 12, No 1 (2021): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v12i1.2068

Abstract

Disminorea merupakan nyeri yang di alami seorang wanita saat menstruasi. Salah satu penanganannya adalah dengan abdominal stretching exercise dan senam disminorea, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas Abdominal Stretching Exercise Dan Senam Disminorea Terhadap Penurunan Nyeri Disminorea Primer Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Darul Lughah Wal Karomah Kraksaan Probolinggo. Desain penelitian ini menggunakan Pre Eksperimental Design dengan two group pretest-posttest design Pengambilan sampel dengan cluster random sampling, sehingga sampel sebanyak 70 responden yang mengalami disminorea. Hasil penelitian menggunakan paired sample t test pada kelompok abdominal stretching exercise di peroleh nilai hasil P value 0,000, pada kelompok senam disminorea di peroleh nilai hasil P value 0,000 dan pada kelompok perpaduan abdominal stretching execise dan senam disminorea di peroleh nilai hasil P value 0,83. Kesimpulan: menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah di berikan intervensi. perbandingan antara ketiga klompok ini menunjukkan bahwa abdominal stretching exercise dan senam disminorea sama sama efektif untuk menurunkan intensitas nyeri disminorea primer pada remaja putri. Sedangkan pada kelompok perpaduan intervensi abdominal stretching exercise dan senam disminorea tidak di rekomendasikan menjadi intervensi mengurangi nyeri disminorea primer, di karenakan bisa menimbulkan nyeri yang lain. Seperti nyeri lutut, nyeri pinggang, kelelahan dan resiko cedera bagian fisik lainnya.