Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Interaksionisme Simbolik terhadap Pengakuan Non-Binery Mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam Media Sosial Twitter Rahma, Rosselina Mulya; Kurnia, Angel; Ramdhani, Annisa Noviana; Listyani, Refti Handayani
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 8 No. 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v8i1.15574

Abstract

Konsep gender terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman, sebagai contoh muncul berbagai identitas gender baru seperti agender, transgender, dan non-biner. Terdapat kasus terkait konsep identitas gender yang terjadi di Indonesia di mana mahasiswa Universitas Hassanudin mengaku sebagai non-binery. Mayoritas masyarakat di Indonesia menjunjung tinggi konsep biner gender (feminim dan maskulin) dan seksualitas (perempuan dan laki-laki). Maka tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis respons netizen dalam kasus pengakuan non-binery mahasiswa Universitas Hassanudin yang sempat menjadi trending topic di Twitter dengan menggunakan kajian interaksionisme simbolik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, dimana teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan menelaah terhadap buku, literatur, catatan, dan berbagai laporan yang berkaitan dengan permasalahan yang dianalisis. Jenis data yang didapatkan dalam penelitian berasal dari data sekunder, yakni media sosial Twitter. Data yang didapat dari studi kepustakaan dianalisis menggunakan metode Miles and Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pendapat pro dan kontra netizen terhadap pengakuan mahasiswa Universitas Hasanuddin sebagai non-biner.
Pethik Laut Tradition as a Ritual of Repelling Bala (Study of Sociology Disaster) Rahma, Rosselina Mulya
IJTIMAIYA: Journal of Social Science and Teaching Vol 6, No 1 (2022): IJTIMAIYA : Journal of Social Science and Teaching
Publisher : Program Studi Tadris IPS Fakultas tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/ji.v6i1.14198

Abstract

Indonesia is an archipelagic country that is famous for its ethnic, racial, religious and cultural diversity. This diversity is widespread in every area from Sabang to Merauke. The diversity of ethnicity, race, religion, and culture is in line with the many traditions that exist in every region in Indonesia. Each region has traditions and rituals that have their own meaning and purpose. One of them is the sea picking tradition carried out by the Muncar community, Banyuwangi Regency. This tradition has its own meaning and purpose for the people around Muncar. This study uses a qualitative research method with a case study approach. This study aims to analyze the Petik Laut tradition with the perspective of the sociology of disaster. The results of this study indicate that the Picking Laut tradition carried out by the Muncar community is a ritual to ask for safety for fishermen to avoid disasters while looking for fish in the sea