Lohy, Maisandra Helena
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEKERASAN DALAM SENIORITAS DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN Lohy, Maisandra helena; Farid Pribadi
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.424 KB) | DOI: 10.38043/jids.v5i1.2938

Abstract

Perilaku kekerasan yang di lakukan oleh senior kepada junior di lingkungan pendidkan masih banyak di temukan di berbagai sekolah maupun universitas. Kasus kekerasan yang di lakukan oleh senior kepada junior banyak menimbulkan perhatian di karenakan kasus kekerasan yang di gunakan oleh senior kepada junior hingga saat ini masih tetap ada. Maka dari itu tujuan penelitian ini untuk melihat faktor apa yang melatarbelakangi perilaku kekerasan dalam senioritas di lingkungan pendidikan.  Metode penelitian yang di gunakan adalah kualitatif deskriptif. Sedangkan untuk pengumpulan data yakni melalui studi literature dari berbagai jurnal, buku serta website yang sesuai dengan topik yang di bahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan perilaku kekerasan dalam senioritas masih tetap ada adalah kurangnya kontrol sosial dari tiga lingkungan pendidikan yakni keluarga, sekolah, serta masyarakat. Untuk dapat menghilangkan kekerasan dalam seniroitas di perlukan kerja sama dari ketiga lingkungan pendidikan tersebut untuk melakukan kontrol sosial dalam perilaku remaja di lingkungan pendidikan. Kata Kunci: Kekerasan, senioritas, kontrol sosial
Peningkatan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Selama Pandemi Covid-19 Dalam Kacamata Sosiologi Hukum Lohy, Maisandra Helena; Fauzi, Aguz Machfud
Res Judicata Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/rj.v4i1.2475

Abstract

Pandemic Covid-19 memberikan dampak dalam berbagai bidang kehidupan manusia, Baik di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, budaya dan lain-lain. Namun salah satu yang menjadi perhatian peneliti adalah Peningkatan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang jumlahnya dua kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya. Padahal UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga sudah dibentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena kenaikan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga selama pandemi Covid-19 melalui perpektif sosiologi hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literature dari jurnal, buku, serta website. Data yang di peroleh akan di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan kasus kekerasan dalam rumah tangga selama pandemic Covid-19 ini disebabkan karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar yang mengharuskan korban untuk tetap tinggal bersama-sama dengan pelaku kekerasan, selain itu masalah ekonomi selama pandemi juga turut menimbulkan konflik antar suami-istri yang berujung pada tindak kekerasan. Tidak hanya itu saja kekerasan terjadi karena ada faktor-faktor perbedaan, budaya, perselingkuhan, dan lain-lain. Bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga yakni bisa berbentuk kekerasan fisik, ekonomi, psikis, dan penelantaran rumah tangga. Kesimpulan dari penelitian yakni bahwa UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah tangga tidak bisa benar-benar menghapus kekerasan dalam rumah tangga karena korban sering tidak melaporkannya ke pihak yang berwajib karena kuatnya budaya patriarkhi serta faktor penyebab lainnya. Maka dari itu UU ini harus lebih di sosialisasikan lagi ke masyarakat.  Kata kunci: Pandemi Covid-19, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga The Covid-19 pandemic has an impact in various fields of human life, both in the fields of education, social, economy, culture and others. However, one of the researchers' concerns is the increase in domestic violence (KDRT), which is twice as high as in previous years. Even though the Law on the Elimination of Domestic Violence has been established. This study aims to describe the phenomenon of the increase in cases of Domestic Violence during the Covid-19 pandemic through a sociology of law perspective. This study uses a qualitative research method with a literature study approach from journals, books, and websites. The data obtained will be analyzed descriptively. The results showed that the increase in cases of domestic violence during the Covid-19 pandemic was due to the large-scale social restrictions that required victims to stay with the perpetrators of violence, besides that economic problems during the pandemic also caused conflict between husband and wife. Which leads to violence. Not only that, violence occurs because there are factors of difference, culture, infidelity, and others. Forms of domestic violence include physical, economic, psychological, and household neglect. The conclusion from the research is that the Law on the Elimination of Domestic Violence cannot really eradicate domestic violence because victims often do not report it to the authorities because of the strong patriarchal culture and other contributing factors. Therefore, this law must be further disseminated to the public.Keywords: The Covid-19 Pandemic, Domestic Violence, Law on the Elimination of Domestic Violence