Iryanto, Nindy Dewi
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meta Analisis Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai Sistem Belajar Mengajar Bahasa Indonesia Inovatif di Sekolah Dasar Iryanto, Nindy Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1415

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran wajib yang ada di setiap sekolah dasar di Indonesia, namun sangat disayangkan masih banyak siswa yang telah lulus SD namun memiliki tingkat kemampuan bahasa yang rendah. Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Dasar, artikel ini melakukan pembahasan mengenai cara pendekatan yang dapat dilakukan untuk mengubah metode pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih efektif. Problem-Based Learning memberi kesempatan bagi pelajar yang tergabung dalamnya untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, menggali informasi dan data, kemampuan bekerja sama dalam sebuah kelompok, serta kemampuan untuk berpikir kritis saat menghadapi sebuah masalah. Hal ini dikarenakan PBL lebih sering menggunakan permasalahan yang identik dengan di kehidupan nyata. Selain itu pendekatan pembelajaran ini secara tidak langsung memaksa siswa untuk mengolah informasi dan mencari pemecahan masalah bersama rekan-rekannya di bawah pengawasan guru namun tidak terpapar oleh pengaruh dari guru tersebut, pengalaman pembelajaran mandiri yang sesungguhnya
Nilai-Nilai Moral dan Sosial pada Pertunjukkan Seni Budaya Kesenian Barongan Sebagai Sumber Belajar Literasi Budaya Siswa Sekolah Dasar Iryanto, Nindy Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2488

Abstract

Kesenian daerah menjadi penting karena merupakan bagian dari warisan seni budaya masyarakat dan dapat dijadikan sebagai social capital. Salah satu seni budaya yang dimiliki  masyarakat khususnya di Jawa dan Bali adalah seni barongan. Komponen yang ada dalam seni barongan ini baik ceritanya, penggambaran tokohnya, pakaian serta gerakannya mempunyai tujuan, nilai-nilai atau makna antara lain nilai moral, nilai estetika, nilai budaya, nilai pendidikan atau edukasi, nilai kepercayaan dan sebagai hiburan. Nilai-nilai dan sifat inilah yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Terutama dalam kaitannya dengan pembentukan karakter dan kepribadian yang harmonis. Penelitian ini dilakukan untuk memahami keberadaan nilai moral dan sosial dalam pertunjukan seni barongan yang dijadikan sebagai sumber pembelajaran literasi budaya bagi siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu metode untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Hasil penelitian ini merupakan sumber belajar yang mudah dipahami dan disediakan sebagai media pembelajaran untuk membentuk berbagai kecerdasan, antara lain kecerdasar intrapersonal, interpersonal, kecerdasan visual spacial, musikal, linguistik, logika dan naturalis sekaligus menyatakan bahwa 1) Kesenian Barongan mengandung pesan moral jujur dan taat, 2) Kesenian Barongan mengandung pesan sosial meniru, kerjasama dan berbagi.
Meta Analisis Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai Sistem Belajar Mengajar Bahasa Indonesia Inovatif di Sekolah Dasar Iryanto, Nindy Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1415

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran wajib yang ada di setiap sekolah dasar di Indonesia, namun sangat disayangkan masih banyak siswa yang telah lulus SD namun memiliki tingkat kemampuan bahasa yang rendah. Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Dasar, artikel ini melakukan pembahasan mengenai cara pendekatan yang dapat dilakukan untuk mengubah metode pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih efektif. Problem-Based Learning memberi kesempatan bagi pelajar yang tergabung dalamnya untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, menggali informasi dan data, kemampuan bekerja sama dalam sebuah kelompok, serta kemampuan untuk berpikir kritis saat menghadapi sebuah masalah. Hal ini dikarenakan PBL lebih sering menggunakan permasalahan yang identik dengan di kehidupan nyata. Selain itu pendekatan pembelajaran ini secara tidak langsung memaksa siswa untuk mengolah informasi dan mencari pemecahan masalah bersama rekan-rekannya di bawah pengawasan guru namun tidak terpapar oleh pengaruh dari guru tersebut, pengalaman pembelajaran mandiri yang sesungguhnya
Nilai-Nilai Moral dan Sosial pada Pertunjukkan Seni Budaya Kesenian Barongan Sebagai Sumber Belajar Literasi Budaya Siswa Sekolah Dasar Iryanto, Nindy Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2488

Abstract

Kesenian daerah menjadi penting karena merupakan bagian dari warisan seni budaya masyarakat dan dapat dijadikan sebagai social capital. Salah satu seni budaya yang dimiliki  masyarakat khususnya di Jawa dan Bali adalah seni barongan. Komponen yang ada dalam seni barongan ini baik ceritanya, penggambaran tokohnya, pakaian serta gerakannya mempunyai tujuan, nilai-nilai atau makna antara lain nilai moral, nilai estetika, nilai budaya, nilai pendidikan atau edukasi, nilai kepercayaan dan sebagai hiburan. Nilai-nilai dan sifat inilah yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Terutama dalam kaitannya dengan pembentukan karakter dan kepribadian yang harmonis. Penelitian ini dilakukan untuk memahami keberadaan nilai moral dan sosial dalam pertunjukan seni barongan yang dijadikan sebagai sumber pembelajaran literasi budaya bagi siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu metode untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Hasil penelitian ini merupakan sumber belajar yang mudah dipahami dan disediakan sebagai media pembelajaran untuk membentuk berbagai kecerdasan, antara lain kecerdasar intrapersonal, interpersonal, kecerdasan visual spacial, musikal, linguistik, logika dan naturalis sekaligus menyatakan bahwa 1) Kesenian Barongan mengandung pesan moral jujur dan taat, 2) Kesenian Barongan mengandung pesan sosial meniru, kerjasama dan berbagi.