Kendaraan taktis Komodo merupakan kendaraan taktis bermesin diesel NEF N40 dengan 4 buah silinder segaris DOHC 16 valve common rail dengan Turbocharger after cooled. Kendaraan taktis komodo dilengkapi dengan persenjataan utama rudal Mistral. Jalan yang dilewati saat melaksanakan tugas pokok sering melewati tanjakan dan turunan yang mengakibatkan sistem pengereman menjadi lemah dan sering terjadi kecelakaan. Hal tersebut mengakibatkan kerugian material maupun personil. Untuk menghindari hal tersebut diperlukan sistem pengereman yang mampu menahan berat dan torsi roda rantis komodo yang besar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui prinsip-prinsip perancangan kerja dari rangkaian hidrolik hydropneumatic brake system serta untuk mengetahui tekanan fluida pada rangkaian hidrolik hydropneumatic brake system. Pada rancang bangun ini, penulis membuat alat peraga pembelajaran praktek atau trainer hydropneumatic brake system yang bertujuan untuk bisa lebih memahami tentang sistem pengereman hydropneumatic brake system. Karena pada rantis Komodo dengan berat 7,8 ton yang telah diproduksi oleh PT. Pindad dengan menggunakan sistem pengereman hydropneumatic, maka penulis merencanakan dan menentukan master silinder atas, master silinder roda dan caliper yang di pakai pada hydropneumatic brake system agar sesuai dengan berat dan spesifikasi kendaraan taktis komodo khususnya pada sistem hidroliknya. Kanvas rem tetap ditekan menggunakan minyak rem dengan cara udara bertekanan dari tangki udara kemudian di salurkan ke master rem yang diatur oleh foot brake valve. Dari foot brake valve ini terdapat katup yang mengatur udara bertekanan untuk menghindari terjadinya penguncian pada kendaraan taktis komodo.