The purpose of this study was to describe effective learning through online/offline combination learning during the Covid-19 pandemic of student at VII grade class in SMP Negeri 1 Arjosari, Pacitan. This study uses a qualitative description approach, to discuss problems in the learning process. Methods of data collection in this study in the form of observation, interviews and documentation. The results show that online/offline combined learning is considered effective learning during this pandemic. In combined online/offline learning, students are more independent in learning with family support and maximize other learning resources. Factors supporting the implementation of Online/Offline Combination learning of student at VII grade class in SMP Negeri 1 Arjosari, Pacitan are learning media that use the internet such as cellphones, PCs, internet quotas, as well as good cooperation between teachers and parents. Furthermore, other inhibiting factors in this study are signal constraints and internet quotas, and parental support in accompanying their children due to busy work. Efforts made by the school and teachers in resolving these inhibiting factors by establishing good cooperation with parents related to the learning process, making it easier to collect assignments and being able to meet the teacher if they have difficulty with the ongoing material.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan pembelajaran yang efektif melalui pembelajaran kombinasi Daring/Luring pada masa pandemi Covid-19 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Arjosari Kabupaten Pacitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif, untuk membahas permasalahan dalam proses pembelajaran. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kombinasi daring/luring dinilai sebagai pembelajaran yang efektif dalam masa pandemi ini. Dalam pembelajaran kombinasi daring/luring siswa lebih mandiri dalam dalam belajar dengan dukungan keluarga dan memaksimalkan sumber belajar lainnya. Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran Kombinasi Daring/Luring siswa kelas VII SMP Negeri 1 Arjosari Kabupaten Pacitan adalah media pembelajaran yang menggunakan internet seperti handphone, PC, kuota internet, serta kerjasama yang baik antar guru dan pihak wali murid. Selanjutnya faktor penghambat lainnya pada penelitian ini adalah kendala sinyal dan kuota internet, dan dukungan orang tua dalam mendampingi anaknya karena kesibukan bekerja. Upaya yang dilakukan pihak sekolah maupun guru dalam menyelesaikan faktor penghambat tersebut dengan menjalin kerjasama yang baik dengan walimurid terkait proses pembelajaran, memberi kemudahan dalam mengumpulkan tugas serta dapat menemui guru jika mengalami kesulitan dengan materi yang sedang berlangsung.